26 Februari 2018
Siswa Mipa MAN Enrekang Temukan Proyek Sains Terbaru

Siswa Mipa MAN Enrekang Temukan Proyek Sains Terbaru

Enrekang, (MAN Enrekang) - Ada beberapa penemuan terbaru di bidang proyek sains yang dikembangkan oleh Siswa-siswi MAN Enrekang berkat bimbingan mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar yang melaksanakan kegiatan AKLAM di MAN Enrekang antara lain; 1. Smart power bank, 2. Desilasi sederhana, 3. Alarm Anti Maling, 4. Alarm banjir, 5. Alarm bak mandi, 6. Vacuum cleaner, 7. Jembatan hidrolik, 8. Pompa air sederhana, 9. Senter sederhana,10. Generator listrik tenaga air sederhana. Ke sepuluh proyek sains tersebut berhasil dikembangkan oleh siswa MAN Enrekang yang dibagi dalam 10 kelompok/kelas MIPA MAN Enrekang dan diperlombakan pada kegiatan "Lomba Proyek Sains" sebagai salah satu rangkaian kegiatan AKLAM Mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

Lomba tersebut diadakan pada hari kamis, (22/2/18) sekitar 11. 00 WITA, bertempat di ruangan Aula MAN Enrekang. Kegiatan lomba proyek sains tersebut berjalan lancar melalui prosedur kegiatan yaitu setiap kelompok/kelas diwakili oleh tiga orang anggota kelompok yang akan mewakili setiap kelompok untuk mempresentasikan penemuannya di hadapan dewan Juri dan siswa MIPA lainnya. Setelah dewan Juri menilai masing-masing proyek sains, di sesi akhir kegiatan mereka mengumumkan tiga kelompok yang meraih nilai tertinggi, yakni juara 1, 2, dan 3 dan berhak mendapatkan hadiah dari Pihak Prodi Fisika UIN Alauddin Makassar.

Adapun kelas yang berhasil meraih juara pada lomba tersebut antara lain juara 1 diraih oleh kelas X MIPA 5 dengan proyek alarm anti maling, juara 2 diraih oleh kelas X MIPA 6 dengan proyek Jembatan Hidroliknya, dan juara ketiga disabet oleh kelas X MIPA 4 dengan proyek alarm pendeteksi banjir. "Lomba Proyek Sains yang diadakan oleh tim AKLAM UIN Alauddin Makassar ini bertujuan agar siswa MAN Enrekang bisa mengembangkan proyek sains yang lebih beragam, apalagi tahun sebelumnya MAN Enrekang memang sudah ditunjuk oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel sebagai madrasah riset'. Ujar Tuti Alawiah, yang merupakan salah satu mahasiswa yang menjadi panitia kegiatan AKLAM. (Mur/bob/arf)

Dibaca : 2387 kali

0 Komentar