15 Mei 2018
Kemenag Sinjai Raih Harmony Award

Kemenag Sinjai Raih Harmony Award

Sinjai(Inmas Sinjai)Kementerian Agama Kabupaten Sinjai meraih 'Harmony Award' atau Anugerah Kerukunan Umat dari Sub Bagian Hukum dan Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan pada kegiatan Workshop Pencegahan Konflik di Hotel Jolin Makassar peserta yang terdiri dari Kasubag TU, pengurus FKUB, dan Tokoh Agama. Dalam kegiatan itu, Kasubag TU Kemenag Kab.Sinjai H.Roslan hadir sebagai peserta dan menerima Harmony Award yang diserahkan langsung oleh Plt Ka Kanwil Kemenag Sul Sel H. Iskandar Fellang.

Penghargaan ini diberikan lantaran Kabupaten Sinjai dinilai mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan bijak serta Suasana yang kondusif merupakan salah satu faktor pendukung terlaksananya pembangunan disuatu daerah, sehingga setiap daerah akan selalu berupaya untuk menjaga kedamaian dengan melakukan langkah – langkah pencegahan terhadap konflik yang akan terjadi.

Menurut H.Abd Hafid bahwa penyerahan Harmony Award merupakan suatu apresiasi Ka Kanwil Kemenag Sulsel terhadap kinerja kami selama ini dalam menjaga kerukunan umat beragama dan pencegahan konflik didaerah.

"Kami mengapresiasi setiap upaya menciptakan kerukunan umat beragama, sehingga dari waktu ke waktu kualitasnya meningkat. Inilah yang kami sebut layanan bermartabat bagi umat," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Sinjai H.Abd Hafid saat Menerima Penghargaan Tersebut yang diserahkan oleh H.Roslan di ruang Kerja Kakankemenag Sinjai.Senin(14/5)H.Abd Hafid mengatakan penghargaan ini adalah berkat kerja keras FKUB dan seluruh pihak punya kebijakan sinergi dengan melibatkan tokoh lintas agama, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya untuk duduk bersama mewujudkan Sinjai yang damai serta sukses program-program nya

"Ini keberhasilan warga dan seluruh elemen di Sinjai yang kompak menjaga kebersamaan diatas perbedaan," jelas H.Abd HafidKakankemenag Sinjai menambahkan, kerukunan antar umat beragama adalah pondasi dan modal utama untuk membangun daerah menjadi lebih baik. Konflik hanya akan menguras energi masyarakat yang tidak akan menghasilkan perubahan positif.Beliau berharap , Harmony Award merupakan pelecut untuk terus mempertahankan kerukunan umat beragama "Tentu award ini bukan puncak atau akhir perjalanan dalam menjaga kerukunan, tapi merupakan mata rantai dari ikhtiar tak pernah putus untuk mewujudkan masyarakat yang senantiasa rukun dalam perbedaan,"(Fay)

Dibaca : 1103 kali

0 Komentar