Kamis, 23 Juni 2011 –
Dirjen Bimas Hindu: Perkawinan Harus Dilaksanakan Secara Hukum Agama

Makassar, (Humas Sulsel). Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, diwakili Direktur Urusan Agama Hindu, I Ketut Lancar, SE, M.Si mengatakan, perkawinan harus dilaksanakan secara hukum agama, dan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini dikatakannya pada sambutannya, saat membuka Orientasi Pranikah (Konseling) yang diselenggarakan Ditjen Bimas Hindu, di Hotel Losari Beach, Makassar, Rabu (22/6). Orientasi bertema Persiapan Generasi Muda Hindu untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah.

Menurut Dirjen, sesuai UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, menyebutkan, perkawinan adalah ikatan lahir batin antara satu pria, dan wanita yang kekal, berdasarkan ke Tuhanan Yang Maha Esa.

``Pola atau pemahaman akan arti pentingnya perkawinan, tidak banyak diketahui orang, sehingga banyak orang yang gagal melaksanakan perkawinan, karena belum siap dan perkawinan sendiri harus dilaksanakan secara hukum agama,`` ujarnya.

Ditambahkan, untuk mnembentuk keluarga kecil yang bahagia, sakinah, mawaddah dan marahma, diperlukan suatu standar operasional prosedur (SOP) yang tetap, untuk memasuki tahapan, tahapan pernikahan.

Dalam masyarakat kita, katanya, apresiasi tentang makna dari perkawinan untuk mewujudkan keluraga sakinah menjadi dambaan setiap orang. Dimana kalangan umat Hindu menyebutnya dengan pawiwaha.

Kakanwil Kemenag Sulsel, Drs.H Hamka, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, satandar pelayanan masyarakat (SPM) dan SOP, khususnya dalam pelayanan pernikahan, untuk menciptakan masyarakat yang bahagia lahir dan batin, dan dapat mewujudkan masyarakat yang intelektual.

Panitia Pelaksana, I Made Santika, M Sos, M Si dalam laporannya mengatakan, oriantasi yang berlangsung tiga hari diikuti sedikitnya 50 orang peserta, dari berbagai provinsi di Indonesia. (dir)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.049645 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.68
Jumlah pengunjung: 897684
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.