11 September 2019
Kloter 32 Maros Tiba Selamat, Jamaah Apresiasi Kinerja Petugas Beri Nilai 90

Kloter 32 Maros Tiba Selamat, Jamaah Apresiasi Kinerja Petugas Beri Nilai 90

Maros, (Inmas_Maros) -- Sebanyak 169 Jamaah Haji Kab. Maros yang tergabung dalam kloter 32 tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa 10/09/19 pukul 06.45 wita. Kloter 32 adalah gabungan jamaah haji asal Maros dan Takalar. Jamaah diterima oleh Jajaran Pejabat Kanwil Kemenag Sulsel dan Kemenag Maros. Jamaah disambut dengan ucapan selamat datang di tanah air dalam keadaan sehat wal afiat dan dengan harapan menjadi haji mabrur. Dari catatan petugas kloter 32, tercatat satu orang jamaah Haji Maros atas nama Ambo Upe yang butuh penanganan khusus karena flu, namun kondisinya ketika tiba di asrama haji sudah membaik. Selain itu, dua jamaah haji lainnya membutuhkan penanganan khusus kursi roda. Namun secara umum seluruh jamaah haji Maros tiba di tanah air dalam keadaan selamat.

Setelah proses penerimaan selesai, jamaah haji Maros langsung dijemput oleh keluarga masing-masing yang telah menunggu di asrama. Jika jamaah haji kabupaten lain dijemput oleh pemerintah daerah, rombongan jamaah haji Maros justru dijemput langsung keluarganya atas permintaan dari pihak keluarga jamaah sendiri. Ini karena jarak Maros yang relatif sangat dekat dan berbatasan dengan Makassar. Seperti inilah tradisi jamaah Maros ketika dijemput di asrama Sudiang. Meski demikian, panitia tetap menyediakan bus untuk mengantisipasi seandainya ada jamaah yang tidak dijemput langsung keluarganya.

Hayung Hanase Chiang, mengungkapkan kesyukurannya bisa kembali ke tanah air dengan selamat. Tak lupa memberikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas haji yang telah melayani jamaah Maros sejak pemberangkatan hingga kepulangan ke tanah air. Hayung menilai, kinerja petugas baik itu ketua kloter, tim kesehatan serta petugas di tanah suci sudah memberikan pelayanan yang sangat baik. Jika dirange mulai angka nol hingga seratus, Hayang memberikan nilai 90.

Senada dengan Hayang, seorang jamaah Maros atas nama Hamsir juga menyatakan puas dengan pelayanan di tanah suci dan memberikan nilai 90. "Kalo saya pak, saya kasi nilai 90. Terima kasih sudah dilayani dengan baik", ungkap Hamsir.

Namun kedua jamaah ini menitipkan beberapa pesan untuk tahun berikutnya agar pelayanan bisa lebih meningkat lagi. Menurut Hamsir, dari pengalamannya di tanah suci, sebaiknya pemondokan jamaah Maros tidak dipisah karena menyulitkan koordinasi sehingga terkesan jamaah Maros tidak kompak alias solid. Lain lagi dengan Hayang, hal yang paling sulit dirasakan disana adalah transportasi dari hotel ke masjid. Menurut Hayang, pada jam-jam tertentu bis sangat padat sehingga kesulitan. Hayang menyarankan di jam-jam tertentu bis angkutan jamaah ke masjid juga bisa disesuaikan diwaktu-waktu jamaah membludak. Selamat berkumpul dengan keluarga yaa hujjaaj, semoga menjadi haji mabrur, amin. (dalfa/MF)

 

 

Dibaca : 19 kali

0 Komentar