19 Maret 2018
Kakanwil : Rubah Kata Tanya INIKAH Menjadi INILAH MAN 1 Soppeng

Kakanwil : Rubah Kata Tanya INIKAH Menjadi INILAH MAN 1 Soppeng

Soppeng, (Kemenag) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Soppeng kini menerapkan sistem Boarding School (Madrasah/Sekolah Berasrama) bagi siswa yang kurang mampu dan berasal dari daerah yang jauh dari lokasi MAN 1 Soppeng.

Kepala MAN 1, Musmuliadi mengatakan sistem boarding school ini merupakan perpaduan antara sistem pendidikan pesantren dengan madrasah. Salah satu program unggulan yang menjadi suplemen tambahan bagi siswa MAN melalui penerapan sistem boarding school ini diantaranya pendalaman bahasa Arab, pengajian kitab kuning serta ekstra kurikuler lainnya.

Hal tersebut diungkapkannya saat menerima kunjungan silaturahmi Ka. Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, H. Abdul Wahid Thahir di MAN 1 Soppeng, Ahad (18/3/2018).

Ia berharap, kedepan Madrasah peraih juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi yang memiliki luas 2,4 Ha ini bisa menjadi Madrasah atau lembaga Pendidikan unggulan berbasis IT di Kabupaten Soppeng dan di Sulawesi Selatan, harapnya.

Sementara itu Ka. Kanwil menekankan bahwa guru harus merubah maindseat dan paradigma lama dalam melakukan proses belajar mengajar. “Kita di Madrasah wajib hukumnya menjadi guru professional, karena guru yang professional akan melahirkan siswa yang cerdas dan tangguh,” ujarnya.

Wahid Thahir juga mengapresiasi penerapan boarding school di MAN 1 Soppeng dan tetap menuntut madrasah agar tak hentinya berbenah dan menjadikan madrasah sebagai sekolah tujuan atau sekolah incaran.

“Perbanyak sosialisasi ke masyarakat, tampilkan menu unggulan madrasah yang bisa dijual ke publik, baik potensinya, prestasi internal dan eksternalnya, maupun potensi outputnya seperti alumni yang sukses” tegasnya.

Menurut Ka. Kanwil, Madrasah menjadi benteng tangguh dari masuknya ajaran dan faham radikal karena madrasah mengajarkan dan menyebarkan ajaran islam yang wasathiyah atau moderasi islam yang cocok dengan karakter budaya masyarakat kita di Indonesia dan khususnya di Sulsel, pungkasnya. (afr/arf)

Dibaca : 2125 kali

0 Komentar