26 Oktober 2018
Kakanwil Kemenag Sulsel Hadiri Pembukaan PPSN V yang Dibuka Menteri Agama RI

Kakanwil Kemenag Sulsel Hadiri Pembukaan PPSN V yang Dibuka Menteri Agama RI

Jambi (Inmas Sinjai) - Seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Se Indonesia  menghadiri Pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V tingkat nasional di  Jambi termasuk Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Anwar Abu Bakar, didampingi Ketua DWP dan seluruh Kakan Kemenag Kab/kota Se Sulsel yang dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin di Bumi Perkemahan Pramuka Muaro Jambi Propinsi Jambi Kamis (25/10/18).

Pada kegitan nasional tersebut, sekitar lima ribu pramuka santri dari 34 Propinsi  seluruh Indonesia tingkat penegak melakukan aksi pemecahan rekor MURI berupa “Bahana Rhytme Melayu Krionik”   dengan jumlah  pengiring terbanyak. Rhytme Melayu Krionik merupakan kesenian musik khas dari Propinsi Jambi dalam bentuk pelantunan lagu/syair yang berisi pujian dan pesan penting tentang sejarah dan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, serta semangat kebersamaan Santri Bela Negara di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Secara teknis, pemecahan rekor MURI Bahana Rhytme Melayu Krionik  ini dilakukan secara kolosal diiringi musik dan tarian, dengan melibatkan seluruh peserta perkemahan, panitia, pendamping, dan pimpinan kontingen daerah yang datang dari 33 provinsi di Indonesia.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin dalam pidato sambutannya sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan kemah santri yang digelar setiap tiga tahun sekali ini. “Santri dan pramuka merupakan kombinasi identitas yang sangat pas. Dari situ, alhamdulillah, banyak nilai dan ilmu yang ketika kita terjun di masyarakat manfaatnya sangat luar biasa,” ujar Lukman.

Pada kesempatan tersebut Menag berpesan agar para santri menjadikan pramuka sebagai gerakan. "Sebagai sebuah gerakan maka pramuka menjadi tanggung jawab bersama. Perlu ada sinergi antara santri dan alumni pesantren agar ada sumbangsih dan insrpirasi positif yang bisa diberikan dalam rangka penanaman generasi muda yang unggul. Dasadharma pramuka harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan negara. Tidak hanya dibaca saat upacara, tapi bagaimana itu diimplementasikan secara nyata di tengah kehidupan masyarakat," pesan Lukman.

Selain itu  lanjut Menag, anggota pramuka santri harus menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas. Untuk itu,  pramuka santri harus memegang nilai idealisme agar tumbuh sebagai generasi yang bermanfaat bagi orang lain."Santri tidak hanya berfikir untuk diri sandiri,  tapi apa yang bisa dilakukan untuk orang lain. Itu tipologi pramuka santri yang layak jadi calon pemimpin bangsa masa depan," jelasnya.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin  didampingi Plt. Gubernur Jambi dan Ketua Kwartir Nusantara, Budi Waseso memukul beduk tanda dibukanya secara resmi gelaran unjuk keteranpilan santri se Indonesia ini yang juga dihadiri seluruh Kakanwil Se Indonesia.(fat/arf)

Dibaca : 170 kali

0 Komentar