07 Februari 2019
Kakan Kemenag Soppeng Hadiri Sosialisasi Zakat di Lilirilau

Kakan Kemenag Soppeng Hadiri Sosialisasi Zakat di Lilirilau

Cabenge (Inmas Soppeng) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng Dr. H. Huzaemah, M. Ag menghadiri Sosialisasi Zakat di SDN 100 Dare Bunga-Bungae Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, rabu (6/2/2019).

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Lilirilau dengan menghadirkan para guru dan pengawas wilayah 1 dan 3 Kecamatan Lilirilau.

Dalam uraian materinya, Kakan Kemenag menyampaikan bahwa Zakat sebenarnya bukan hal baru. Sebab Indonesia sudah memiliki UU No.23 Tahun 2011 UU tentang Pengelolaan Zakat. Dari UU itu, lahir Peraturan Pemerintah (PP) No.14 Tahun 2014 tentang pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011.

Lalu ada Instruksi Presiden ( Inpres ) No.3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah Melalui Badan Amil Zakat Nasional.

Ada juga Peraturan Menteri Agama (PMA) No.52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat Untuk Usaha Produktif. Seperti pelaksanaan ibadah haji misalnya, negara ikut memfasilitasi. Dalam hal puasa, negara juga memfasilitasi warganya untuk tahu kapan memulai dan mengakhirinya. Demikian halnya dengan zakat, yang mewajibkan adalah agama.

Sebagai kepala kantor dan unsur pembina Baznas, saya punya kewajiban untuk mengajak seluruh ASN agar membayar zakat profesi melalui UPZ (Unit Pengumpul Zakat).

"Pengaturan tentang tata cara penghitungan zakat mal telah diatur melalui Peraturan Menteri Agama ( PMA ) No, 52 Tahun 2014. Pada Pasal 26 ayat (1) dan (2) PMA No. 52 Tahun 2014 disebutkan nisab zakat pendapatan senilai 653 Kg gabah atau 524 Kg beras. Ukuran zakat pendapatan dan jasa sebesar 2,5%," jelas Kakan Kemenag. (afr/arf)

Dibaca : 37 kali

0 Komentar