Ge'tengan, (Humas Tana Toraja) - Sebanyak 20 guru mata pelajaran (Mapel) Aqidah Akhlak dari 8 Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Implementasi Kurikulum KMA 183 dan 184 tahun 2019 dan Pembelajaran E-learning. 

Bimtek digelar secara virtual dan diikuti oleh kurang lebih 500 Guru mapel Aqidah Akhlak tingkat MI wilayah Timur Tengah (Indonesia bagian Timur dan Indonesia Bagian tengah) termasuk 20 Guru Mapel Aqidah Akhlak dari 8 MI di Kabupaten Tana Toraja atau lingkup Kantor Kementerian Agama Tana Toraja. 

Untuk Kabupaten Tana Toraja, Bimtek dipusatkan di gedung MI Muhammadiyah Plus 1 Tana Toraja, Ge'tengan, 16-17 Oktober 2020. 

Pada kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, implementasi kurikulum Keputusan Menteri Agama (KMA) 183 dan 184 tahun 2019 menjadi pembahasan utama serta penerapan aplikasi e-learning sebagai flatform pembelajaran yang telah disediakan Kementerian Agama sebagai pelengkap dalam bimtek tersebut.

Muthomimah M.Pd.I sebagai salah satu pemateri bimtek meminta Guru Aqidah Akhlak dimasa pandemi sekarang ini harus bisa lebih inovatif dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran, agar peserta didik tetap mendapatkan pelajaran akidah dan akhlak di tengah tantangan pendemi ini. 

Sementara itu Guru Aqidah Akhlak MI Muhammadiyah Plus 1 Tana Toraja Erni,S.Pd.SD, sebagai peserta mengatakan kegiatan tersebut sangat memberikan banyak manfaat kepada para guru akidah akhlak, utamanya dalam mengupgrade pemahaman terhadap KMA 183-184 yang banyak disalah fahamkan sebagai aturan yang meniadakan pelajaran agama di tingkat Madrasah. (Ars)

Penulis Arsyad Toraja
Editor Andi Baly.