Makassar, HUMAS SILSEL - Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,2 magnitudo yang memporak-porandakan beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Barat, Jum'at (15/1) dini hari, menyisahkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Barat. Terbilang puluhan nyawa melayang berikut rumah dan harta benda.

Empati pun berdatangan,  tak terkecuali dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan, dimana atas arahan Kakanwil KH, Khaeroni, Kepala Bagian Tata Usaha H. Fathurrahman bergegas membentuk tim tanggap bencana untuk membantu korban gempa di Sulawesi Barat, khususnya Kab. Mamuju dan Majene.

"Atas nama keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama.Provinis Sulawesi Selatan, diucapkan duka mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Sulawesi Barat. Semoga korban yang meninggal mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan", tulis H.Fathurrahman via pesan WhatsApp, Minggu 18 Januari 2021.

"Atas rasa empati dan prinsip kemanusian, tentunya kita akan hadir juga di Mamuju dan Majene seperti ketika musibah banjir melanda Kabupaten Masamba beberapa waktu lalu. Maka dari itu perlu dibentuk tim tanggap bencana yang akan mengumpulkan donasi dan menyalurkannya kepada warga terdampak", jelas H.Fathurrahman menambahkan.

Menurutnya, hal pertama yang akan dilakukan oleh tim tanggap bencana adalah mengoptimalkan penggalangan dana pada tiap-tiap satker, termasuk menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se Sulsel agar menggalang donasi untuk disalurkan langsung ke lokasi bencana, terurama bagi Kantor Kemenag kabupaten - kota yang terdekat dari Provinsi Sulbar.

"Ini penting untuk menghindari penumpukan bantuan di Kanwil, olehnya itu diimbau kepada Kemenag kabupaten- kota terdekat dari lokasi bencana agar bisa mengantarkan langsung bantuan yang telah dikumpulkan", urainya.

Dikatakan H.Fathurrahman, langkah selanjutnya adalah melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Sulbar untuk mencari tahu titik-tItik bencana dan wilayah paling terdampak sehingga bantuan yang akan disalurkan oleh tim yang akan diberangkatkan nantinya bisa tepat sasaran.

Tim tanggap bencana Kanwil Kemenag Sulsel ini diketuai oleh Kasubag Ortala dan KUB, H.Hasbullah Muntu, Sekretaris H.Malingkai Ilyas dan Bendahara Halijah, serta dilengkapi 3 seksi, yaitu Seksi Pengumpulan Dana, Seksi Transportasi dan Seksi Informasi/publikasi. (AB)

Penulis Andi Baly
Editor Andi Baly.