Palopo, ( Humas  Palopo ) – Badan Amil Zakat Kota Palopo menggelar kegiatan  bertajuk Pencanangan Gerakan Cinta Zakat dan sekaligus melakukan penandatanganan MoU Satgas Zakat Kota palopo antara BAZNAS Kota Palopo bersama Kementerian Agama Kota Palopo Senin, 03/04/21 di ruang pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Palopo Drs.  H.M. Judas Amir, M.H, Sekretaris Daerah Kota Palopo Drs. Firmanza DP, M.Si, Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes,  Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama Muh. Gazali Yusuf, S.Ag,  Ketua MUI Kota Palopo, Rektor IAIN Kota Palopo Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag, Kasubag Kemenag Kota Palopo Drs. H. Sirajuddin , MA serta para kepala seksi Kemenag Kota Palopo.

Menurut keterangan  Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Palopo Drs. Rudding Bandu  bahwa kegiatan Pencanangan Gerakan Cinta Zakat tersebut merupakan suatu program tersendiri dari BASNAS Kota Palopo dan kemudian pembentukan Satgas Zakat itu sendiri merupakan suatu program yang di inisiasi dari Kemenag dan  di akomodir oleh BAZNAS.

Pembentukan Satgas Zakat tersebut sekaligus membentuk  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap Kecamatan. Ia menyebutkan bahwa penandatanganan MoU ini sudah lebih awal di kerjasamakan pada tingkat Provinsi antara BASNAS Provinsi Sulsel bersama Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel melalui kepala bidang Penzawa Dr. H. Kaswad Sartono, dan kemudian di tindak lanjuti pada tingkat Kab/Kota.

Kepala Kantor Kemenag Kota Palopo Dr. H.M. Rusydi Hasyim, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya tugas-tugas dari Satgas Zakat itu agar dapat mendapatkan data real  tentang penerima dan wajib zakat (mustahik dan Muzaki) pada setiap wilayah sehingga lebih mengoptimalkan hasil dari pengumpulan dan penyaluran zakat, disamping itu Satgas Zakat juga berfungsi dalam  memberikan sosialisasi mengenai Zakat.

Kakan Kemenag Kota Palopo sangat menginginkan pengelohan zakat nantinya punya basis data yang akurat tentunya dalam mewujudkannya BASNAS perlu mendapatkan suport kerja yang intens, oleh karenanya dengan adanya MoU Satgas Zakat ini, Kementerian Agama Kota Palopo akan bekerjasama untuk mewujudkan database yang akuntabel agar kedepan Zakat yang dikelolah tentunya akan semakin jelas kemana arah dan peruntuknya.

Dalam implementasi Satgas Zakat nantinya tugas-tugasnya akan di backup oleh masing-masing kepala KUA di setiap Kecamatan sebab KUA itu sendiri juga akan berfungsi sebagai unit pengumpul zakat, namun perlu di ketahui bahwa antara Satgas zakat dan unit pengumpul zakat itu secara organasir itu berbeda namun keduanya masih dalam koridor Amil Zakat.

Kementerian Agama Kota Palopo  melalui Seksi Bimas Islam dan Penyelenggara Zakat Wakaf akan segera menindak lanjuti atas kesepakatan yang telah di tandatangani kedua belah pihak untuk segera duduk bersama BASNAS Kota Palopo membicarakan secara detail tugas-tugas di lapangan dan diupayakan segera diadakan pembekalan pada Satgas Zakat agar paham akan tugas dan fungsi yang di emban.(rdp)

Penulis Rudy
Editor Mawardi, S.Ag.