Makassar, HUMAS SULSEL ~~ Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ali Yafid, mewakili Kakanwil Kemenag Sulsel menerima kunjungan kerja anggota Komisi I DPRD Kab. Sidenreng Rappang, Rabu 7 April 2021.

Maksud Kunjungan ini sebagaimana tertuang dalam surat perintah tugas Nomor : 170/DPRD/IV/2021 yang ditandatangani Ketua DPRD Sidrap, H.Ruslan, adalah dalam rangka melaksanakan konsultasi terkait kolaborasi program dalam mewujudkan Kab. Sidenreng Rappang sebagai daerah agribisnis yang maju, dengan masyarakatnya yang religius.


“Ada 3 hal pokok yang akan kami sampaikan pada kunjungan ini, yaitu mendiskusikan beberapa program Kemenag terkait persoalan pendidikan sebagaimana salah satu visi misi Bupati Sidrap dalam mewujudkan masyarakat Sidrap yang religius. Yang kedua mengenai informasi haji, serta yang ketiga terkait persiapan memasuki bulan suci Ramadhan”, ungkap Ketua Komisi I DPRD Sidrap, Ahmad Salihin.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa dalam mendiskusikan persoalan pendidikan ini perlu kolaborasi program antara Kementerian Agama dengan Pemkab Sidrap serta dukungan berbagai pihak dalam mewujudkannya.

Pada pertemuan ini, anggota DPRD Sidrap terlihat sangat antusias bertanya tentang masalah haji, misalnya penentuan kuota haji, pelimpahan nomor porsi jemaah haji yang meninggal atau sakit permanen, mutasi embarkasi, hingga kecurigaan mengenai adanya pengaturan waiting list dan nepotisme penjatahan KBIH.


Namun semua pertanyaan bahkan kecurigaan tersebut dapat dijawab dan dijelaskan secara lugas oleh Ali Yafid yang memang membidangi masalah ini.

Sebelumnya, Ali Yafid menuturkan bahwa pertemuan seperti ini memang sangat diharapkan guna membangun sinergisitas antara pemerintah daerah dengan Kementerian Agama, terutama dalam pelaksanaan dan pengembangan secara operasional kegiatan-kegiatan keagamaan di Sulsel, khususnya di Kab. Sidrap.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak ibu anggota dewan yang terhormat bisa lebih menggerakkan, membangkitkan, mengembangkan dan lebih memotivasi masyarakat Sidrap dalam menjalankan ajaran agamanya masing-masing dan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan", ujarnya.

Mantan Kakan Kemenag Kab. Bulukumba ini juga memaparkan bahwa fungsi KUA itu bukan hanya memberikan layanan dan pencatatan nikah, namun terdapat 8 fungsi lainnya yang dapat disinergikan dengan pemerintah kecamatan.

Mengenai persiapan memasuki bulan suci Ramadhan, anggota DPRD Sidrap berharap dapat memberdayakan santri pada pesantren-pesantren yang ada di Kab.Sidrap untuk bertindak selaku imam salat tarawih, dan usulan ini direspon baik oleh Ali Yafid.

Adapun kesepuluh anggota DPRD Sidrap yang hadir pada pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag Sulsel ini, diantaranya Ketua DPRD Sidrap H.Ruslan, Ketua Komisi I DPRD Sidrap Ahmad Salihin, Wakil Ketua Komisi I Naharuddin dan 7 anggota lainnya yaitu M.Rasyid, A.Fachry, Pathuddin, Idham Mase, Suckhar Syhandhiy, Samsumarlin dan Kartini Bekka.

Tampak pula hadir Kepala Kemenag Sidrap, Muhammad Idris yang kebetulan sedang berada di Makassar mengikuti Rapat Kerja Kementerian Agama secara daring.

Penulis Andi Baly
Editor Andi Baly.