Pandang, HUMAS SULSEL - Hotel Rangtayo Basa yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Panjang menjadi markas kafilah Provinsi Sulawesi Selatan selama mengikuti MTQ Nasional ke 28 di Kota Padang  Sumatera Barat.

Sebanyak 54 peserta, 7 orang pelatih dan 5 panitia dari Provinsi Sulsel menginap dan beristirahat di hotel berlantai tujuh tersebut.



Kakanwil yang tiba di Kota Padang, Sabtu, (14/11) siang, usai dijamu tuan rumah, langsung menuju Hotel Rangtayo untuk menyapa para peserta seraya memberi motivasi.

Kedatangan Kakanwil didampingi oleh Ketua DWP Kemenag Sulsel dan Kabid Penais yang tiba lebih awal di Kota Padang untuk mendampingi peserta sejak hari pertama lomba.

Setibanya di hotel, Kakanwil Khaeroni langsung berbaur bersama seluruh peserta yang telah berkumpul d ballroom hotel dengan mengenakan seragam berwarna merah khas Juku Eja.

Kabid Penais, H. Rappe, mengungkapkan rasa syukurnya karena para peserta dalam kondisi sehat dan siap bertanding.

Cuaca yang cukup berbeda dengan kondisi Kota Makassar menjadi salah satu perhatian H.Rappe, disamping itu juga, makanan yang disajikan agak terasa asing bagi lidah orang Sulsel sehingga ada beberapa peserta yang kurang cocok.



Disela kunjungannya, Kakanwil berharap kepada ASN kemenag yang ikut jadi pendamping untuk terus mendampingi para peserta dan membantunya sehingga para peserta fokus berfikir untuk memaksimalkan diri dalam berlomba.

Kakanwil juga berharap kepada para kafilah untuk bisa memaksimalkan kemampuannya pada setiap lomba yang diikuti. "Persiapkan diri dengan baik dan jangan lupa berdoa untuk dapat menjadi yang terbaik", imbaunya.

Usai bersama para peserta kurang lebih satu jam lamanya, Kakanwil pun turun ke lantai dasar hotel guna menyambut kehadiran Wakil Gubernur Sulsel yang juga hadir untuk membakar semangat juang para kafilah. (RZK/AB)

Penulis Andi Baly
Editor Andi Baly.