Pangkep, (Humas Pangkep) - Bupati Pangkep H. Syamsuddin A. Hamid, SE bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulsel Drs. KH. Khaeroni, M.Si kompak menghadiri Pelantikan DPD AGPAII Kab. Pangkep yang dirangkaikan dengan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik yang dilangsungkan di Hotel Best Westen Plus Jl. Bontolempangan No. 67 Makassar. Minggu, 29 Nopember 2020.



Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Sulsel, Dr.H.M.Rasbi, SE, MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Pangkep Dr. H. Jamaruddin, M.Ag, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kab. Pangkep Drs. H. Siswanto Djalil, Ketua DPW AGPAII Prov. Sulsel , para Kepala Seksi lingkup Kementerian Agama Kab. Pangkep, dan peserta pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik.

H. Siswanto dalam laporannya mengatakan inilah untuk pertama kalinya dua Instansi, yaitu Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kab. Pangkep berkolaborasi menggelar kegiatan pelatihan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).



Dikatakannya, tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi Guru Agama di Abad 21, yaitu peningkatan kualitas pembelajaran daring dan luring.

Sementara Kakanwil KH. Khaeroni dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara kegiatan, dimana kegiatan ini dinilainya sangat stategis, apatahlagi dihadiri langsung oleh Bupati Pangkep.

"Bupati Pangkep cocok disematkan Muhibbul Muhsinin. Kalimat ini mempunyai makna ketulusan, yaitu ada ketulusan jiwa dalam diri Bapak Bupati", ungkapnya.

Dikatakannya, bahwa dengan sangat massifnya masalah sosial keagamaan saat ini, maka guru PAI diimbau untuk mengerem situasi tersebut.

"Dengan telah diamanatkannya otonomi daerah kepada pemerintah daerah, maka Kemenag adalah mitra yang sangat baik untuk menyusun kurikulum mulai dari RA, MTs dan MA", pungkasnya.



Bupati Pangkep H. Syamsuddin dalam arahannya ketika didaulat membuka kegiatan ini menyampaikan ucapan terimakaaih kepada guru PAI yang menurutnya telah mengajarkan akhlak kepada murid-muridnya.

“Kalau anda tidak bisa pintar, maka cukuplah anda menjadi orang baik”, ucap bupati yang selama ini memang berangan-angan memberikan anggaran utuk pelatihan dan kompetensi guru PAI yang akhirnya hari ini dapat terlaksana.

"Semoga setiap tahun pelatihan seperti ini bisa dilaksanakan karena moral dan akhlak masyarakat Pangkep ada ditangan para
guru agama islam", imbuhnya.

Bupati yang dikenal memiliki hubungan cukup dekat dengan Kakan Kemenag Kab. Pangkep ini ternyata sangat royal dalam memberikan bantuan kepada guru dan tenaga pendidik, seperti beasiswa bagi guru PAI untuk melanjutkan studi S2, serta memberikan kendaraan roda dua kepada guru PAI yang bertugas di wilayah terjauh.

Pada kegiatan ini dilantik pengurus DPD AGPAII Kab. Pangkep yang disaksikan Bupati Pangkep, Kakanwil Kementerian Agama, Kepala Bidang PAIS selaku Pembina AGPAII Prov. Sulsel, Kepala Kantor Kementerian Agama serta Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga. (ZulKfly/AB)

Penulis Andi Baly
Editor Andi Baly.