Makale (Humas Tana Toraja) - jajaran Kantor Kementerian Agama Tana Toraja mulai menindaklanjuti kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia terkait Digitalisasi Dokumen Haji sebagai langkah efektif penyimpanan data dan menjamin keselamatan dokumen Negara khususnya data-data calon jamaah haji. 

Selasa, 23 Februari 2021, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Tana Toraja Mulai melakukan proses scan semua dokumen Jemaah Haji. Dokumen yang discan adalah dokumen pendaftar dari Tahun 2012 sampai sekarang. 

Sebelumnya, Kantor Kementerian Agama wilayah Prov Sulsel telah mengirim Tim operator Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) ke Tana Toraja dalam rangka melakukan pemasangan perangkat SISKOHAT sekaligus instal aplikasi dan memberikan pembekalan secara singkat kepada operator SISKOHAT pada Seksi PHU Kemenag Tana Toraja. 

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Tana Toraja H Ruslin M Said mengatakan pendataan secara digital mulai dilakukan terhadap data-data calon jamaah haji yang masuk dalam daftar antrian haji, tepatnya mereka yang mendaftar haji sejak tahun 2012. 

"Semua data-data pendaftaran calon jamaah yang sudah di scan akan diunggah di aplikasi Siskohat, digitalisasi data memiliki tujuan untuk penyelamatan data agar aman dari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya bencana alam" ungkap H. Ruslin M Said. (Ars)

Penulis Arsyad Toraja
Editor Mawardi, S.Ag.