Watampone, HUMAS SULSEL ~~ 50 guru PAI dari 10 kabupaten / kota se Sulawesi Selatan yang mengikuti kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2021 di Hotel Novena Watampone harus menunda kerinduannya bertemu langsung dengan Kepala.Kanwil Kemenag Sulsel, KH. Khaeroni.

"Karena KLB (kejadian luar biasa) sehingga bapak Kakanwil batal hadir bersama kita dan membuka kegiatan ini", ucap Kabid PAIS, HM. Rasbi ketika membuka kegiatan ini mewakili Kakanwil. Minggu 28 Maret 2021.

Diketahui Khaeroni sedianya akan membuka kegiatan PPKB ini, namun di tengah perjalanan dari Kab. Soppeng ke Kab. Bone, ia harus berbalik arah menuju Kota Makassar akibat tragedi ledakan bom di pintu masuk gereja Katedral Makassar, dimana diinformasikan bahwa Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas akan hadir meninjau langsung lokasi kejadian.

Dari tragedi ini, M.Rasbi mengimbau kepada guru agama untuk memantau anak didiknya agar tidak mengikuti kajian-kajian yang sifatnya radikal.

"Guru agama karena tugasnya mengajarkan ilmu agama maka tentu ganjarannya adalah amal jariyah, namun jika mengajari anak-anak menjadi teroris maka dosa jariyahlah yang akan dia peroleh", ujar M.Rasbi.

Mantan Kepala Kemenag Bulukumba ini menegaskan kepada guru PAI untuk mendidik siswanya mejadi pribadi yang moderat yaitu anak-anak yang bisa memahami agamanya dengan baik dan menghormati agama.orang lain.

Menutup arahannya, HM.Rasbi meminta agar guru PAI justru tampil modis. "Modis baik dalam arti sesungguhnya yaitu modis dari sisi penampilan, maupun modis dalam artian moderat, inovatif dan inspiratif", urainya menjelaskan akronim modis yang ia maksud.

Sebelumnya, Kakan Kemenag Bone, H. Wahyuddin Hakim menyampaikan sambutannya, mengungkapkan bahwa cikal bakal pelaksanaan kegiatan PPKB ini salah satunya adalah untuk penguatan moderasi beragama dan peningkatan kompetensi guru.

"Alhamdulillah saat ini stigma guru agama sudah bergeser, baik dari segi penampilan maupun pengetahuan. Guru PAI wajib cerdas dan itu bisa dicapai jika kita punya kemaun dan semangat", tegasnya.

Diinformasikan bahwa kegiatan PPKB Guru PAI tahun 2021 ini akan berlangsung selama 3 hari (28 s.d 30 Maret 2021), dimana para gur PAI dari Kab. Pinrang, Wajo, Soppeng, Sidrap, Luwu, Enrekang, Sinjai, Selayar dan Kanwil serta tuan rumah Bone akan menerima 6 pokok materi, yaitu 1). Kebijakan dan konsep umum PPKB GPAI. 2). Konsep penyelenggaraan PPKB GPAI. 3). Personal branding GPAI. 4). Tata kelola ekstrakurikuler rohis dan penyusunan program sekolah. 5). Implementasi moderasi beragama sebagai wujud Islam Rahmatan lil alamin, dan 6). Penguatan literasi keagamaan dan literasi media dalam mewujudkan Islam rahmatan lil alamin di sekolah.(Diah/AB)

Penulis Andi Baly
Editor Andi Baly.