Benchmarking di Kota Surabaya, Ini Harapan Kasi Penmad Kemenag Parepare

Illustrasi Foto (Kemenag RI Provinsi Sulawesi Selatan)

Surabaya, (Inmas Parepare) – Bersama puluhan peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXXIV Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar, Kepala Seksi Pendidkan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kota Parepare, Muhammad Idris Usman mengikuti kegiatan Benchmarking di Kota Surabaya yang berlangsung pada tanggal 6 - 8 Agustus 2019 .

Benchmarking adalah suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategi, dimana suatu unit/bagian/organisasi mangukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal. Dari hasil benchmarking, suatu organisasi dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi organisasi sehingga dapat mengadopsi metode atau praktik terbaik untuk meraih sasaran yang diinginkan.

Peserta Diklat diterima oleh Walikota Surabaya yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi di Balaikota Surabaya. Setelah prosesi penerimaan, dilanjutkan kunjungan ke Lokus yaitu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Kepegawaian dan Diklat serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Surabaya.

Adapun tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mempelajari penerapan e-Government Pemerintah Kota Surabaya. Muhammad Idris Usman berharap kunjungannya bersama dengan peserta Diklat PIM lainnya dapat melihat, meniru dan memodifikasi inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Surabaya agar nantinya dapat diterapkan di satuan kerjanya.

Peserta Benchmarking terbagi atas tiga kelompok dan ia bergabung dengan Kelompok I dan didaulat sebagai Ketua Kelompok, didampingi oleh Widyaiswara, Arbain dan Panitia, Milawati.

Saat Kelompok I berkunjung ke lokus, Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Surabaya, mereka dapat melihat langsung bagaimana penerapan e-Performance di tempat tersebut. e-Performance adalah sistem informasi manajemen kinerja dalam rangka penilaian prestasi kinerja pegawai yang lebih objektif, terukur, akuntabel, partisipasif dan transparan, sehingga terwujud manajemen pegawai berdasarkan prestasi kerja dan sistem karier kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Aplikasi e-Performance ini dirancang sesuai dengan Peraturan Walikota No. 7 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Uang Kinerja pada Belanja Langsung kepada PNSD di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Diharapkan dengan adanya sistem informasi dalam hal Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) akan dapat memotivasi kinerja PNS Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kinerja individu dan organisasi, serta mendukung terlaksananya program kerja yang telah direncanakan dan disusun secara optimal.(miu/win/MF)


Daerah LAINNYA