Buka Bimtek IKM KKMI, Kakan Kemenag Parepare Sebut Tugas Guru Mulia

KKMI Kota Parepare Gelar Bimtek IKM

Parepare, (Humas Parepare) - Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru juga memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Kurikulum Merdeka akan menjadi kurikulum wajib pada tahun 2024, namun saat ini sudah ada sejumlah madrasah yang menjadi piloting atau uji coba penerapan kurikulum merdeka. Persiapan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka juga gencar dilakukan baik dengan menggelar workshop ataupun bimbingan teknis (bimtek) pada seluruh jenjang pendidikan.

Setelah KKM Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Ikatan Guru Raodhatul Athfal (IGRA) menggelar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), selanjutnya Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Parepare menggelar Bimtek IKM di Aula Kantor Kemenag Kota Parepare pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Ismail sebagai Ketua KKMI sekaligus Ketua Panitia dalam Bimtek ini melaporkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 57 orang dari 9 Madrasah Ibtidaiyah yaitu; MI DDI Kampung Baru, MI DDI Ujung Lare, MI DDI Labukkang, MI DDI Taqwa, MI DDI Lappa angina, MI DDI Jabal Nur, MI Hafidziyah, MI Ashabul Kahfi dan MI Al Munawwarah dengan rincian guru yang mengikuti yaitu guru kelas I dan 4 dan guru bidang studi yang mengajar di kelas 1 dan 4.  

Bimtek dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyebut tugas guru adalah tugas yang mulia. 

“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Bimtek Kurikulum Merdeka ini. Tugas guru adalah tugas yang mulia, saya berharap para guru mengikuti kegiatan ini secara sungguh-sungguh dan hasil yang didapatkan dapat diaplikasikan di madrasah masing-masing,”harap Kakan Kemenag.  

Kurikulum merdeka secara menyeluruh akan digunakan secara serentak tahun 2024, namun untuk Kota Parepare sudah ada tiga MI sebagai piloting atau uji coba yaitu, MI DDI Kampung Baru, MI DDI Labukkang, dan MI DDI ujung Lare, ketiganya sudah di-SK-kan oleh Kemenag pusat. 

Adapun Narasumber yang dihadirkan dalam Bimtek yaitu dari Pengawas Tingkat Dasar dari Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Nonci. Dalam pemberian materinya, ia memberikan bimbingan bagaimana membuat Program Tahunan, Program Semester dan RPP dengan mengacu kepada capaian belajar yang telah disusun dari Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama RI. 

Kegiatan tersebut dipandu oleh dua Pengawas PAI yakni Hj. Nurliana dan Sunarti. Bimtek ditutup oleh Kasi Pendidikan Madrasah, H Hasan Basri. 

Dalam sambutannya, ia berharap penerapan kurikulum merdeka bukan hanya mampu diaplikasikan oleh madrasah yang piloting saja tapi semua madrasah di bawah naungan kementerian agama sudah harus bisa menerapkan kurikulum merdeka pada tahun 2024.(Ismail/Wn)


Daerah LAINNYA