Harmoni Pendidikan: Workshop Moderasi Beragama MTsN 2 Kota Makassar Pupuk Kesadaran Bersama

Makassar, (Humas Makasaar) -- Workshop Implementasi Moderasi Beragama bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di MTsN 2 Kota Makassar berlangsung di Aula MTsN 2 Kota Makassar pada Rabu, 31 Januari 2024.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kemenag Kota Makassar, Kepala MTsN 2 Kota Makassar, Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 2 Kota Makassar, Wakamad, guru-guru, serta staf MTsN 2 Kota Makassar.

Pembukaan Workshop dilakukan oleh KakanKemang Kota Makassar, H. Irman, setelah sambutan awal dari Kepala MTsN 2 Kota Makassar sebagai penanggung jawab kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pencerahan kepada seluruh guru dan staf, dengan tujuan menghindari perilaku yang tidak diinginkan.

"Dari kegiatan ini, kami berharap dapat membawa pencerahan kepada para guru agar implementasi Moderasi Beragama menjadi lebih aktual, kemudian praktik-praktiknya dapat lebih massif untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, terutama menjelang pemilu. Kita yang sudah mengamalkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari diharapkan tidak terjerumus pada perilaku yang membuat kita menjadi orang yang intoleran. Karena fungsi kita sebagai pemersatu bangsa," ucap kamad MtsN 2 Kota Makassar.

Selanjutnya, Kakankemenag dalam arahannya menekankan agar tetap menjaga situasi kondusif. "Sebagai pembina, marilah kita menjaga situasi kondusif. Jangan kita menjadi semacam memanas-manasi situasi. Saya berharap, sebagai pimpinan, saya mengingatkan untuk menggunakan hak pilih kita," kata Irman.

"Sebagai orang moderat, jangan selalu berprasangka buruk terhadap sesama. Lakukan kebaikan, karena kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita. Kunci moderasi adalah jangan memandang orang dari sisi agama," lanjutnya.

"Jangan melihat dari sisi penampilan, tapi lihatlah orang kita sebagai satu bangsa Indonesia. Dan kita harus mengimplementasikan. Kita sebagai aparat harus menghargai satu sama lain dan mengimplementasikan moderasi beragama," tambahnya.imr)


Daerah LAINNYA