Prestasi PPTQ An-Nail Gowa

Jumat Berkah, 2 Santri PPTQ An Nail Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Dua santri Hafidz Qur'an PPTQ An-Nail

Bontomarannu (Humas Gowa). Aditya Ramadhan Abbas dan Agung Restu Fathonah Syam, dua santri yang saat ini duduk di kelas XII tingkat Ulya pada Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an An Nail Gowa, telah berhasil menyelesaikan dan menyempurnakan hafalan Qur'annya, tepat di hari Jumat yang berkah, (26/1/2024).

Kedua santri tersebut berdasarkan data pondok adalah 2 santri yang berprestasi baik dalam halaqah qur'an maupun dalam pembelajaran umum dan diniyah di kelasnya.

Aditya Ramadhan putra dari pasangan Abbas dan Astirah ini mampu menuntaskan hafalan 30 juz tepat di tahun ketiga ia berada di pondok. Hal yang sama juga diraih oleh Agung Restu yang merupakan putra dari pasangan Syamsuddin dan Syahridah ini juga mampu menuntaskan hafalannya tepat di tahun ketiga ia berada di pondok.

Saat Tim Humas PPTQ An Nail mencoba mewawancarai keduanya sesaat setelah mereka selesai menyetorkan hafalan terakhirnya, keduanya pun berkisah bagaimana mereka menghafal dan menuntaskan hafalannya.

Aditya misalnya ia bercerita bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan masuk di pondok dan bisa menuntaskan hafalan seperti sekarang.

"Sebelum mondok saya dulu sekolah di SMP umum dan saya dikenal siswa yang bermasalah (baca; termasuk anak yang nakal) dan ini mungkin kenapa orang tua saya menginginkan saya masuk pesantren setelah lulus dari SMP," kenang Aditya bercerita.

Lanjut ia mengisahkan bahwa awalnya di pondok ia tidak terlalu peduli dengan hafalan bahkan target pun bisa dibilang tidak ada namun seiring dengan berjalannya waktu pikirannya pun sudah mulai terbuka dengan adanya nasehat dari orang tua serta bimbingan dan arahan dari muhaffiz. Sejak saat itu ia pun sudah mulai berubah dan memasang target 1 sampai 2 lembar dalam sehari dan pada akhirnya mampu menuntaskan hafalannya.

Kisah yang hampir sama diutarakan oleh Agung Restu ketika ditanya, dengan santai ia mengatakan. "Saya awalnya santai-santai saja dalam menghafal dan belum punya target harian bahkan awalnya saya tidak berfikir untuk menghafal apalagi sampai menuntuskan hafalan 30 juz. Nanti di kelas XII baru saya mulai fokus dan mengejar target bahkan sampai 4 lembar dalam sehari," ungkap Agung.

Muhaffiz dari Aditya Ramadhan Abbas dan Agung Restu Fathonah Syam, Ustad Wahyu, ketika dimintai keterangan atas prestasi santrinya, dia sangat bersyukur dan bangga serta menitip harapan yang besar kepada keduanya.

"Alhamdulillah saya selaku Muhaffiz dari ananda tentu sangat bersyukur kepada Allah atas selesainya hafalan ananda, dan sekaligus merasa bangga atas prestasi yang telah ditorehkan dengan menyelesaikan hafalan 30 juz, dan sekarang yang harus dilakukan adalah menjaga dan memutqinkan  hafalannya, semoga istiqomah," harap Wahyu.

Sementara itu, Abbas orang tua dari orang tua Ananda Aditya mengapresiadi prestasi putranya dan menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pembina di Pondok.

"Barakallah, Selamat ya Nak telah mencapai dan berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an semoga istiqamah dan tetap di jaga Hafalannya. Buat Para Ustadz sebagai pengajar, pembimbing sekaligus sebagai orang tua Ananda Aditya di pondok saya sebagai orang tua banyak-banyak berterima kasih atas bimbingannya kepada Ananda atas pencapaiannya dalam menghafal Al-Qur'an," tuturnya panjang lebar.(NS/OH)


Daerah LAINNYA