Kakan Kemenag Bone Hadiri Penyaluran Dana Hibah untuk Imam Desa

Watampone, (Humas Bone) – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone menggelar acara penyerahan Bantuan Dana Hibah Insentif kepada 327 Imam Desa/Kelurahan pada Kamis, (30/11/2023)

Acara berlangsung di Masjid Al Markas dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Pj. Bupati Bone Andi Islamuddin, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kab. Bone Ambo Dalle, dan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone Ali Yafid. Asisten I Pemkab Bone Anwar, Kabag Kesra Setda BoneA. Mallanti serta Pimpinan Baznas Kabupaten Bone, BKPRMI Kab. Bone, dan Para Kepala KUA se Kabupaten Bone turut hadir dalam acara bersejarah ini.

Penyerahan insentif secara simbolis dilakukan oleh Pj. Bupati Bone Andi Islamuddin, Ketua DMI Kab. Bone Ambo Dalle, dan Plt Kepala Kantor Kemenag Bone Ali Yafid. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan komponen masyarakat keagamaan di Kabupaten Bone.

Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone, Ali Yafid menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatiannya terhadap peran strategis para Imam Desa dan Kelurahan. Menurutnya, para Imam ini merupakan garda terdepan di desa dan kelurahan, serta memiliki peran yang cukup strategis dalam pembinaan masyarakat.

Dalam pernyataannya Ali Yafid juga  mengungkapkan bahwa peran Imam Desa dan Kelurahan sangat membantu pemerintah dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat terkait ajaran yang baik dan benar.

 “Tupoksinya cukup berat, dan kami mengapresiasi dedikasi mereka dalam melaksanakan tugas ini dengan baik,” ujarnya

Plt Kepala Kantor Kemenag Bone juga mendorong para Imam Desa dan Kelurahan untuk membangun kolaborasi yang erat dengan penyuluh agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang berada di wilayah mereka.

“Pentingnya koordinasi dan sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama dalam membina masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Plt Kemenag Bone menekankan bahwa peran Imam Desa dan Kelurahan tidak hanya sebatas dalam pembinaan ajaran agama, tetapi juga melibatkan mereka dalam membantu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam pengumpulan zakat.

“Para Imam ini memiliki peran penting dalam mengajak masyarakat untuk berzakat, sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dalam upayanya memperkuat peran para Imam, Kepala Kantor Kemenag Bone berharap agar mereka terus membangun koordinasi yang baik dengan instansi terkait dan tetap menjadi pilar utama dalam membina serta mengayomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami berterima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh para Imam Desa dan Kelurahan,” pungkasnya.

Gagasan ini muncul oleh mantan Bupati Bone, Dr. HA Fahsar M Padjalangi MSi, dan Wakil Bupati Bone, Drs. H Ambo Dalle MM. Menurut Pj. Bupati Andi Islamuddin, gagasan tersebut masih relevan dan merupakan inisiatif positif untuk memberikan penghargaan kepada para Imam Desa dan Kelurahan.

Meskipun diakui bahwa jumlah insentif yang diberikan terbatas karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pj. Bupati tetap menilai bahwa ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap para pemimpin agama di tingkat desa.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Bone, Rusmin Igho, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bone atas perhatiannya terhadap para Imam Desa/Kelurahan dan guru mengaji.

 “Ini merupakan program yang telah berlangsung dari tahun ke tahun. Kita berharap insentif kedepan bisa ditambah lebih besar lagi,” ujarnya.

Pengoptimalan pengumpulan zakat ASN diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan dana insentif bagi Imam Desa dan Kelurahan. Meskipun tantangan terkait keterbatasan APBD masih ada, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mencari solusi agar program ini dapat berjalan dengan optimal. (ahdi)


Daerah LAINNYA