slot demo mirip asli Kakan Kemenag Bone Tanamkan Moderasi Beragama dalam Proyek BKBA

Kakan Kemenag Bone Tanamkan Moderasi Beragama dalam Proyek BKBA

Cina, (Humas Bone) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone Wahyuddin Hakim, buka kegiatan Workshop Peningkatan Mutu Pendidik disejumlah madrasah, Rabu (5/10/2022).

Workshop Peningkatan Mutu Pendidik merupakan salah satu program proyek Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA) Tahun 2022. Untuk diketuahui bahwa sebanyak 40 madrasah lingkup Kemenag Bone mendapat proyek BKBA Tahun 2022.

Selain peningkatan mutu, BKBA ini juga menyasar beberapa program lainnya antaranya pengadaan sarana penunjang proses pembelajaran, pengembangan madrasah digital, rehab ringan, sedang atau pembangunan baru fasilitas sanitasi madrasah.

Pada rabu kemarin, Kepala Kantor Kemenag Bone buka lima kegiatan workshop peningkatan mutu pendidik. Mulai MTs Cina, MTs DDI Lonrong, MI Al-Muhajirin Lompu, MTs dan MA Al-Mubarak Taccipi. Hadir mendapingi, Kasubag TU Kemenag Bone Ahmad Yani selaku Ketua DCU pada BKBA Bone, Ketua Pokjawas Madrasah Andi Nurbudiman dan beberapa Pengawas Madrasah lainnya.

Disetiap madrasah tersebut, Wahyuddin Hakim menyampaikan arahannnya sebagai penguatan dalam pelaksanaan proyek BKBA. Mulai tujuan program dan pemanfaatannya.

“Kenapa Bapak Ibu diberikan bantuan proyek ini karena tujuannya untuk mendorong peningkatan kualitas madrasah. tidak hanya disarananya, perbaikan gedungnya akan tetapi juga peningkatan mutu SDMnya,” pungkas Kepala Kantor Kemenag Bone.

Lanjut Wahyuddin Hakim, “maka dari itu, mafaatkan dengan baik dari dana yang diterima,” harapnya.

Terkait peingkatan mutu pendidik, ternyata Wahyuddin Hakim fokus kepada pemanfatan media pembelajaran dengan sistem digitalisasi. Kenapa demikian, menurutnya di era sekarang hampir semua umat manusia hidup dengan pemanfaatan digital.

Sehingga program madrasah digital hadir untuk berbanding lurus dengan perkembangan zaman. “Karena memang dibutuhkan oleh guru dan peserta didik kita, maka dari itu, tidak ada lagi guru yang tidak kenal madrasah digital,” ujarnya.

Setelah itu, Kepala Kantor Kemenag Bone menyampaikan salah satu program prioritas Kementerian Agama tahun 2022. Program tersebut menutu Wahyuddin Hakim harus dilaksanakan oleh Kemenag dengan jajarannya.

Apalagi program yang dimaksudnya telah lama disuarakan terkait tolerensi dan kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia. Namun ia tetap harus mengingatkan kembali yaitu apa itu Moderasi Beragama sebagai salah satu program prioritas.

“Semua pasti sudah tahu apa itu Moderasi Beragama, saya hanya kembali mengingatkan agar para guru paham ini moderasi beragama, lalu tidak hanya paham akan tetapi mengamlakan, beragama dengan tidak berlebihan, tidak terlalu fanatik, cukup ditengah-tengah saja,” jelas Wahyuddin Hakim. (ahdi)


Daerah LAINNYA