Kemenag Harapkan Imam Masjid Jadi Pendeteksi Dini Aliran Radikalisme

Illustrasi Foto (Kemenag RI Provinsi Sulawesi Selatan)

Soppeng (Inmas Kemenag) - Keberadaan imam tidak hanya sebatas mengurusi masjid tapi juga untuk menegakkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat sehingga para imam dituntut terus meningkatkan kompetensi dan wawasan keagamaannya.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng Dr. H. Huzaemah, M.Ag saat menyampaikan materi di hadapan 98 peserta pembinaan imam masjid dan pembantu imam se Kecamatan Donri-Donri, Kamis (07/08/19).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Kecamatan Donri-Donri Nur Habsyi, Kepala KUA Kecamatan Donri-Donri H. Muhammad Yunus, dan Ketua UPZ Kecamatan Donri-Donri Harun Hamzah.

Kakan Kemenag melanjutkan bahwa keberadaan imam masjid juga diharapkan menjadi pendeteksi dini akan adanya aliran-aliran radikalisme yang berpotensi masuk di wilayah Kabupaten Soppeng.

"Jika ada pergerakan yang terindikasi kelompok aliran radikalisme di wilayah masing-masing kami harapkan peran serta imam masjid untuk segera melaporkan ke KUA atau penyuluh Agama Islam" harap KakanKemenag. (afr/wrd)


Daerah LAINNYA