Membersamai Tim Verifikasi BOS dan BOP, Kasi Penmad: Wajib Setor Laporan Setiap Semester

Tim Verifikasi dan Sosialisasi Penggunaan dana BOS dan BOP

Parepare, (Humas Parepare) – Tim dari Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melakukan verifikasi dan sosialisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Parepare.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kota Parepare pada Kamis, (19/5/2022) ini dihadiri oleh Kepala Seksi (kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Hasan Basri yang membersamai tim dalam melaksanakan verifikasi sekaligus sosialisasi penggunaan dana BOS dan BOP kepada Operator Madrasah dan RA se-Kota Parepare.

Kasi Penmad dalam sambutannya, menyampaikan kepada semua satker agar benar-banar memperhatikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS Madrasah dan BOP RA.  

“Untuk semua satker di bawah naungan Kementerian Agama khususnya Seksi Penmad wajib menyetor laporan penggunaan dana BOS dan BOP tiap semesternya untuk dikoreksi dan diarsipkan agar ketika BPK datang mengecek, madrasah sudah tidak kewalahan,”tegasnya.

Sementara itu, Tim yang diketuai oleh Nurafia selaku Penanggungjawab BOS dan BOP Kanwil Kemenag Sulsel menyampaikan bahwa kehadirannya bersama tim bukan untuk mencari-cari kesalahan tetapi datang untuk melakukan pembimbingan jika sekiranya ada pelaporan yang kurang tepat.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk mengecek laporan pertanggungjawaban Bapak/Ibu sekalian mengingat saat ini sudah memasuki bulan Juni untuk tahun ajaran 2022 sehingga kita memang sudah harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk kepentingan auditor,”ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa tim siap mendengarkan segala kendala ataupun hambatan yang dihadapi terkait dengan pengelolaan dana BOS dan BOP.

“Kami meminta untuk para Operator hadir di sini secara bersama-sama agar kita bisa berbagi dan berdiskusi sehingga kami juga bisa mendengarkan segala hal, uneg-uneg dan kendala apapun yang Bapak/Ibu hadapi di tempatnya terkait dengan pengelolaan dana BOP dan dana BOS,”ujar Nurafia.

Nurafia juga menjelaskan bahwa anggaran dari dana BOS merupakan anggaran dari pemerintah sehingga segala sesuatu yang dikeluarkan harus dibuat pertanggungjawabannya.

Usai pengarahan, salanjutnya tim melakukan verifikasi terhadap laporan penggunaan dana BOS/BOP Madrasah/RA sekaligus melakukan pembimbingan terhadap laporan yang kurang memadai.(Abul/Wn)


Daerah LAINNYA