Rapat Sosialisasi Pencegahan Pemalsuan Dokumen Nikah dan Pungutan Liar di KUA Watang Pulu

Uluale (Humas Sidrap) -  Kementerian Agama Republik Indonesia melalui surat edaran Dirjen Bimas Islam Nomor: 4/DJ.III/PW.00/05/2024, menginstruksikan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mengadakan rapat sosialisasi terkait pencegahan pemalsuan dokumen nikah dan pungutan liar. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, KUA Kec. Watang Pulu menggelar rapat yang berlangsung di ruang kerja Kepala KUA Watang Pulu, dihadiri oleh seluruh staf KUA Kecamatan Watang Pulu (31/5)

Rapat yang yang dipimpin langsung oleh H. Nurdin selaku Kepala KUA Watang Pulu berlangsung dengan lancar. Dalam rapat tersebut, H. Nurdin menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam melayani masyarakat. "Pemalsuan dokumen nikah dan pungutan liar adalah pelanggaran serius yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap KUA. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mencegah praktik-praktik tersebut," tegas H. Nurdin.

Para staf KUA Watang Pulu diberikan pemahaman mendalam mengenai modus-modus pemalsuan dokumen dan cara-cara untuk mengidentifikasi serta mencegahnya. Selain itu, mereka juga diingatkan tentang ketentuan hukum dan sanksi bagi pihak yang terlibat dalam praktik pungutan liar. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan KUA.

"Rapat ini sangat penting untuk memastikan seluruh staf KUA Watang Pulu memahami dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Kita berkomitmen untuk menjaga integritas dalam setiap pelayanan yang diberikan, dan rapat ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komitmen tersebut," ujar H. Nurdin. 

Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkala untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi di wilayah kerjanya (MAR)


Daerah LAINNYA