Bangun Kekompakan Di Alam Terbuka Warnai Pelantikan Dan Raker Organisasi Kesiswaan MAN Pinrang 2026
Kontributor
Sidrap,
(Kemenag Pinrang) - MAN Pinrang kembali menghadirkan suasana berbeda dalam
rangkaian Pelantikan dan Rapat Kerja Organisasi Kesiswaan Periode 2026. Salah
satu agenda yang paling menyita perhatian adalah kegiatan outbond yang
berlangsung penuh semangat dan kebersamaan di halaman Taman Wisata Puncak Bila,
Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini
diawali dengan shalat Subuh berjamaah yang khusyuk, dilanjutkan dengan senam
sehat bersama yang membangkitkan energi seluruh peserta. Setelah itu, seluruh
pengurus organisasi kesiswaan bersama para pembina intra dan ekstrakurikuler
MAN Pinrang mengikuti kegiatan outbond dengan penuh antusias.
Menariknya,
kegiatan ini tidak hanya melibatkan peserta didik sebagai pengurus organisasi,
tetapi juga mengikutsertakan para pembina. Kebersamaan antara peserta didik dan
pembina inilah yang menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut,
menciptakan suasana hangat, akrab, dan penuh tawa.
Beberapa
permainan yang digelar dalam outbond tersebut di antaranya adalah lomba
memasukkan sedotan ke dalam botol menggunakan mulut secara beregu. Permainan
ini bertujuan melatih kerja sama tim (teamwork), kekompakan, kesabaran, serta
konsentrasi setiap anggota kelompok. Sorak-sorai peserta dan pembina semakin
menambah semarak suasana.
Selain itu,
game estafet sarung juga menjadi salah satu permainan favorit. Dalam permainan
ini, setiap tim dituntut untuk memindahkan sarung secara estafet tanpa
menggunakan tangan. Permainan ini tidak hanya memupuk kekompakan dan komunikasi
efektif antaranggota kelompok, tetapi juga meningkatkan ketangkasan, strategi,
serta mempererat tali persaudaraan melalui kompetisi yang sehat dan menghibur.
Tak kalah seru,
permainan topeng kerucut atau memasukkan air ke dalam botol dengan mata
tertutup menggunakan kertas kerucut turut mengundang gelak tawa. Permainan
tradisional ini mengandalkan ketepatan, koordinasi, serta komunikasi tim yang
solid untuk mencapai keberhasilan.
Salah seorang
seksi acara, Kartini, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa keterlibatan pembina
dalam kegiatan ini memang telah dirancang sejak awal.
“Kami memang sengaja memberikan ruang utama kepada peserta didik sebagai pelaku
organisasi. Namun, kami juga mengikutsertakan para pembina agar terjalin
kekompakan dan rasa persaudaraan yang lebih kuat. Kami ingin membangun hubungan
yang tidak berjarak, tetapi penuh kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu,
Pembina Lentera MAN Pinrang, Asmega Masri, mengaku sangat gembira dapat kembali
merasakan suasana outbond bersama peserta didik.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena melatih kita untuk berkolaborasi. Di
sini, pembina bukan lagi menjadi sosok yang menakutkan atau sekadar pemberi
arahan, tetapi menjadi sahabat belajar, tempat berbagi kasih, serta ruang untuk
saling memberi kontribusi demi kesuksesan bersama,” ungkapnya penuh semangat.
Hal senada
disampaikan Ketua Organisasi Simatayya Art (Seni Tari), Nurul Hikmah. Ia
mengaku bersyukur bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Banyak pengalaman yang kami
dapatkan, terutama bagaimana bekerja sama tidak hanya dengan teman-teman sesama
pengurus, tetapi juga dengan para pembina. Kegiatan ini membuat kami merasa
lebih dekat dan lebih solid sebagai satu keluarga besar MAN Pinrang,” tuturnya.
Melalui
kegiatan outbond ini, MAN Pinrang tidak hanya menanamkan nilai kepemimpinan dan
perencanaan program kerja, tetapi juga memperkuat fondasi kebersamaan,
komunikasi, dan kolaborasi antara peserta didik dan pembina. Suasana alam
terbuka menjadi saksi tumbuhnya semangat persaudaraan yang diharapkan terus
terjaga dalam perjalanan organisasi kesiswaan periode 2026. (Musakkir)