Bentengi Remaja Di Era Digital, Kemenag Selayar Gelar BRUS Di MTs Muhammadiyah
Kontributor
Benteng
(Kemenag Selayar) — Upaya memperkuat karakter dan pemahaman keagamaan generasi
muda terus dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag Selayar menggelar kegiatan Bimbingan
Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MTs Muhammadiyah Kepulauan Selayar, Selasa
(10/3/2026).
Kegiatan
yang dilaksanakan bekerja sama dengan KUA Kecamatan Benteng tersebut diikuti
oleh siswa MTs Muhammadiyah dengan penuh
antusias sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi generasi muda di
lingkungan sekolah.
Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar H. Nur Aswar Badulu saat
membuka kegiatan menegaskan bahwa BRUS merupakan salah satu program strategis
Kementerian Agama dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman keagamaan
yang baik, karakter yang kuat, serta akhlak yang mulia.
“Remaja adalah generasi penerus bangsa. Pada
masa inilah mereka mulai mencari jati diri dan menentukan arah masa depannya.
Karena itu, mereka harus dibekali dengan nilai-nilai agama yang kuat agar mampu
tumbuh menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia
juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah pesatnya
perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kemajuan teknologi menghadirkan
peluang besar bagi generasi muda untuk belajar dan berkembang, namun di sisi
lain juga membawa potensi pengaruh negatif jika tidak disikapi dengan bijak.
Kepala
MTs Muhammadiyah Kepulauan Selayar, Hj. Nadiman, menyampaikan apresiasi
atas pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut di madrasah yang dipimpinnya. Ia
menilai kehadiran program BRUS menjadi penguatan penting dalam membangun
karakter peserta didik. Sinergi antara madrasah dan Kementerian Agama merupakan
langkah penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara
akademik tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Sementara
itu, Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kepulauan
Selayar, Hartawati, menjelaskan bahwa BRUS merupakan salah satu program
pembinaan yang secara khusus menyasar remaja usia sekolah.
Selama
kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti beberapa materi pembinaan yang
disampaikan oleh penyuluh agama dengan penuh perhatian. Dialog interaktif juga
dilakukan untuk membahas berbagai persoalan yang sering dihadapi remaja dalam
kehidupan sehari-hari.
Melalui
kegiatan BRUS ini, Kementerian Agama berharap para pelajar tidak hanya memiliki
kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan ketangguhan
moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Sebab bagi Kementerian Agama,
membina remaja hari ini berarti menyiapkan generasi masa depan yang akan
menjaga nilai-nilai agama, memperkuat persatuan, dan membawa kemajuan bagi
bangsa. (Sy)