Bimtek Nasional PM, KKA Dan PPK, Kepala MIM Katinting : 5 Hari Rasanya Tak Cukup
Kontributor
Makassar (Kemenag Gowa). Lima hari tidak cukup untuk mendalami sedalamnya tentang Deep Learning, Coding, Kecerdasan Artificial dan Penguatan Pendidikan Karakter. Hal itu dikatakan Hamsir, Kepala MI Muhammadiyah Katinting Gowa saat penutupan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Ahad (30/11/2025) di Four Points Hotel.
"Rasanya tidak cukup, inginnya lebih menggali lagi. Alhamdulillah dikatakan akan ada follow up/Tindak Lanjut bagi seluruh peserta," ucapnya. Kepala MIS Muhammadiyah Katinting dan beberapa Kamad itu hadir dalam Bimtek tersebut dan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar sebagai bekal dalam meningkatkan mutu dan pendidikan di Madrasah yang dipimpinnya.
"Untuk pendidikan karakter, salah satu bekal sebagai guru Muhammadiyah adalah Baitul Arqam, tetapi Coding dan AI memang perlu penguatan lebih dalam. Dikdasmen PP akan mendampingi sekolah dan madrasah," ungkap ketua Dikdasmen dan PNF Wilayah, Prof. Erwan Akib saat menutup kegiatan yang berlangsung sejak 26 November tersebut.
Sebelumnya Agus Suroyo, selaku ketua panitia Bimtek beraharap seluruh peserta baik kepala sekolah/ madrasah dan guru dapat melaksanakan desiminasi setelah kembali dari Bimtek dan mengimplementasikan di sekolah/madrasah masing-masing. Kegiatan ini akan didampingi terus oleh Direktorat SD bekerja sama Dikdasmen pusat.
Untuk Region Sulawesi Selatan dihadiri 200 peserta dari guru-guru Amal Usaha Muhammadiyah. Kemudian dinyatakan lulus sebanyak 196 orang, lulus bersyarat 3 orang dan tidak lulus 1 orang.
"Karakter disiplin sangat diharapkan buat para guru dan pimpinan untuk membawa AUM jauh lebih baik kedepan," pungkas Agus.
"Hari ini bukanlah akhir dari Bimtek tetapi gerbang baru menuju perjuangan sebenarnya," pungkas Susi Susanti, salah seorang peserta kelas A di Bimtek tersebut.(Hamsir/OH)