BRUS Di MAN 2 Parepare, H. Ali Yafid Tekankan Adab Dan Ibadah Sebagai Kunci Kebahagiaan Generasi Muda
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) -– Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menitipkan pesan
kuat tentang pentingnya adab dan ibadah kepada generasi muda saat menghadiri
kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Tingkat Kota Parepare yang
dilaksanakan di Aula MAN 2 Parepare, Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan bertema “Joyful Ramadan Mubarak” ini diikuti oleh
120 peserta dari kalangan remaja usia sekolah se-Kota Parepare.
Kakanwil hadir didampingi Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel,
H. Abdul Gaffar. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Irfan
Daming, didampingi Kasubbag TU H. Syaiful Mahsan dan Kasi Bimas Islam H. Hasan
Basri. Hadir pula Kepala MAN 2 Parepare, Hj. Darna Daming, serta unsur KUA
se-Kota Parepare yang terdiri dari Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh agama.
Dalam arahannya, H. Ali Yafid menegaskan bahwa kunci
kebahagiaan hidup tidak hanya terletak pada kecerdasan, tetapi pada adab dan
kedekatan kepada Allah Swt.
“Kalau mau mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat maka
hormatilah orang tua dan guru,” tegasnya di hadapan para peserta.
Ia juga mengingatkan agar seluruh materi yang disampaikan
selama kegiatan BRUS benar-benar dicatat dan diperhatikan secara serius agar
memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Setiap materi yang disampaikan dalam kegiatan BRUS harapan
saya dicatat dan betul-betul diperhatikan. Agar mampu memberikan dampak dan
manfaat untuk lingkungan sekitar. Oleh karena itu anak-anakki peserta BRUS
fokus dan betul-betul belajar dalam kegiatan ini,” pesannya.
Momentum Ramadan, lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk
memperkuat ibadah, khususnya ibadah-ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada
Sang Pencipta. Ia berharap peserta BRUS tumbuh menjadi generasi yang religius,
berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Parepare, H. Irfan
Daming, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan BRUS mampu
melahirkan calon-calon pemimpin muda yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Kabid Urais, H. Abdul Gaffar, menambahkan bahwa BRUS
merupakan bagian dari penguatan karakter siswa agar mampu menjadi agen
perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kegiatan BRUS dilakukan untuk menguatkan karakter siswa dan
diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Menjadi teladan
yang baik bagi siswa lain dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh stakeholder di lingkungan
Kementerian Agama Kota Parepare untuk turut menyukseskan Gerakan Masjid Ramah
Pemudik sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
Selain penguatan karakter dan spiritualitas, BRUS Tahun 2026
ini diharapkan mampu menciptakan agen-agen pencegahan pernikahan dini di
sekolah. Dengan bekal pemahaman agama yang kuat dan pembinaan yang
berkelanjutan, para peserta diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan positif
di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menegaskan
komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga kokoh dalam adab, ibadah, dan tanggung jawab sosial.(Fikar/Wn)