Daerah

Bukan Sekadar Iftar: Manifestasi Ukhuwah Dan Gemuruh Doa Di Pelataran MA YMPI Rappang

Foto Kontributor
Andi Husna

Kontributor

Senin, 09 Maret 2026
...

Rappang (Kemenag Sidrap) – Di bawah naungan langit senja yang mulai memerah, Madrasah Aliyah  YMPI Rappang menorehkan tinta emas spiritualitas. Bukan sekadar seremoni berbuka puasa biasa, agenda kali ini menjelma menjadi sebuah perayaan iman yang megah, menyatukan ratusan jiwa dalam satu tarikan napas ukhuwah yang menggetarkan sanubari. Sabtu (7/3/2026)

Acara dibuka dengan prelude yang menyentuh kedalaman hati. Tim Salawat madrasah melantunkan bait-bait salawat dengan nada yang magis, menyelinap di antara pilar-pilar gedung, menciptakan atmosfer yang begitu sakral. Suara lantunan salawat yang ritmis seakan memacu detak jantung para hadirin untuk semakin melabuhkan cinta kepada Baginda Rasulullah SAW.

Muh. Kasim, tokoh pendidik senior yang menjadi figur teladan di MA YMPI Rappang, tampak berdiri di tengah kerumunan dengan tatapan penuh syukur. Bagi beliau, momen ini adalah titik balik bagi pembentukan karakter generasi rabbani di era disrupsi.

"Apa yang kita saksikan hari ini adalah kurikulum kehidupan yang sesungguhnya. Di saat dunia luar berlari mengejar fana, di MA YMPI Rappang, kita berhenti sejenak untuk bersalawat. Kita sedang membangun fondasi agar para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi memiliki akar spiritual yang menghujam ke bumi," tegas Muh. Kasim.

Memasuki sesi Kuliah Tujuh Menit (Kultum), suasana mendadak hening. Seluruh siswa terpaku menyerap setiap untaian nasihat yang disampaikan. Materi yang dibawakan menyentuh esensi puasa sebagai perisai diri sebuah pesan yang sangat krusial bagi generasi muda yang tengah ditempa menjadi pemimpin masa depan.

Rahmatullah, salah satu siswa yang dikenal vokal dan aktif, menjadi representasi dari ratusan pasang mata yang bersinar penuh semangat. Ia mengaku merasakan getaran persaudaraan yang jauh lebih kuat pada tahun ini.

"Ada energi yang luar biasa hari ini. Melihat semua teman berkumpul, bersalawat bersama, hingga menyiapkan takjil bareng, membuat rasa lelah setelah seharian berpuasa menguap begitu saja. Kebersamaan ini yang membuat kami bangga menjadi bagian dari MA YMPI," tutur Rahmatullah dengan wajah yang cerah.

Detik-detik menuju azan Magrib menjadi puncak dari segala penantian. Begitu suara muazin membelah cakrawala Rappang, suasana berubah menjadi lautan syukur. Setelah membatalkan puasa dengan hidangan takjil yang penuh kesederhanaan, pemandangan luar biasa tersaji di lapangan utama.

Seluruh warga madrasah mulai dari pimpinan, guru, hingga siswa menggelar sajadah mereka di pelataran terbuka MA YMPI Rappang. Di bawah sisa-sisa cahaya senja dan embusan angin petang, salat Magrib berjamaah dilaksanakan secara kolosal.

Saf demi saf terbentang lurus dan rapat di atas aspal dan ubin pelataran, melambangkan soliditas tanpa batas. Pemandangan ratusan siswa yang bersujud serentak di ruang terbuka ini memberikan kesan puitis sekaligus perkasa—sebuah simbol penghambaan total kepada Sang Pencipta. Doa-doa yang dilambungkan setelah salat seolah menembus langit, menutup agenda Sabtu tersebut dengan keberkahan yang tak terlukiskan.(Diyah)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default