Dari KUA Ke Sekolah: The MOST Of KUA Bontomatene Perkuat Karakter Remaja
Kontributor
Bontomatene
(Kemenag Selayar) — Semangat membangun generasi berakhlak dan berintegritas
terus digelorakan melalui program The MOST of KUA (Move for Sakinah Maslahat)
yang digagas oleh KUA Bontomatene. Mengusung tema Joyful Ramadhan Mubarak,
program ini hadir menyapa lingkungan sekolah dengan sentuhan pembinaan
keagamaan yang inspiratif dan membumi.
Kali
ini, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMA
Negeri 2 Selayar. Kehadiran tim KUA disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah
Bidang Kurikulum, Andi Ompo, bersama jajaran guru. Dalam sambutannya, ia
menyampaikan apresiasi atas kontribusi KUA Bontomatene yang dinilai sangat
relevan di tengah berkurangnya porsi pembelajaran nilai-nilai keagamaan di
sekolah.
“Pembinaan
seperti ini sangat dibutuhkan sebagai penguatan karakter peserta didik,
terutama dalam menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan teknologi,”
ungkapnya.
Kegiatan
yang dimoderatori oleh Fiqah Amalia, ini menghadirkan materi yang kontekstual
dan menyentuh realitas kehidupan remaja. Muzakkir selaku penghulu, membawakan
materi tentang Membangun Keluarga Sakinah, mengajak siswa memahami
pentingnya fondasi nilai agama dalam merencanakan masa depan keluarga. Nidiana,
mengupas isu Mengenal, Mencegah, dan Mengatasi Pernikahan Dini,
memberikan pemahaman komprehensif tentang dampak sosial, pendidikan, dan
psikologis yang dapat ditimbulkan.
Sementara
itu, Rismayanti, menyampaikan materi Adab dalam Bermain Game,
mengingatkan pentingnya etika dan pengendalian diri di era digital. Materi ini
menjadi refleksi penting bagi generasi muda agar bijak memanfaatkan teknologi.
Tak kalah menarik, Anggi Anggraini, membawakan tema Remaja Anti Korupsi
(Generasi Muda, Generasi Berintegritas), menanamkan nilai kejujuran,
tanggung jawab, dan integritas sebagai pondasi karakter bangsa.
Suasana
kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif berdiskusi,
mengajukan pertanyaan, serta menyimak materi dengan serius. Dialog yang
terbangun tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran
kolektif akan pentingnya menjaga diri, merencanakan masa depan dengan matang,
serta membangun karakter yang kokoh.
Melalui
program The MOST of KUA, KUA Bontomatene menegaskan komitmennya untuk terus hadir
di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Gerakan ini bukan
sekadar pembinaan seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar berkelanjutan
Kementerian Agama dalam mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia,
bertanggung jawab, dan berorientasi pada masa depan yang sakinah dan maslahat.
Dengan
semangat Ramadhan yang penuh berkah, langkah kecil di ruang-ruang kelas ini
diharapkan menjadi pijakan besar menuju lahirnya generasi Selayar yang
religius, cerdas, dan berintegritas. (Sy)