Di Tengah WFA, KUA Tellulimpoe Tancap Gas Gelar Bimwin Perdana Pasca Lebaran
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) – Di tengah penerapan sistem Work From Anywhere (WFA), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tellulimpoe tetap menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) perdana bagi calon pengantin pasca libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran Idulfitri 1447H, Kamis (26/03/2026).
Kegiatan yang terlaksana di Aula KUA Tellulimpoe tersebut menjadi bukti bahwa meskipun dalam pola kerja yang fleksibel, layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga, tetap berjalan optimal. Bimwin ini diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin yang tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan.
Kepala KUA Tellulimpoe, Burhan dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimwin di masa WFA merupakan bentuk adaptasi sekaligus komitmen institusi dalam memastikan layanan keagamaan tetap hadir di tengah masyarakat.
“WFA bukan menjadi penghalang bagi kami untuk tetap memberikan layanan terbaik. Justru ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa KUA selalu hadir dan siap mendampingi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan keluarga yang berkualitas,” ungkap Burhan.
Dalam Bimwin tersebut, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari pemahaman dasar tentang kehidupan rumah tangga, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif, hingga pengelolaan konflik dalam keluarga. Selain itu, aspek kesehatan keluarga dan perencanaan kehidupan berumah tangga juga menjadi bagian dari pembekalan.
Norhayati, Fasilitator Bimwin menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimwin pasca Lebaran ini merupakan bentuk komitmen KUA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus upaya preventif dalam menekan angka perceraian dan membangun ketahanan keluarga.
“Bimwin bukan sekadar formalitas sebelum menikah, tetapi menjadi bekal penting bagi calon pengantin agar mampu membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan metode penyampaian yang komunikatif, sehingga peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab.
Melalui pelaksanaan Bimwin perdana ini yang di ikuti oleh 3 pasang peserta catin, KUA Tellulimpoe berharap dapat terus mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis, tangguh, dan berdaya, sebagai pondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera.
Komitmen untuk “tancap gas” dalam memberikan layanan di masa WFA ini menjadi wujud nyata dedikasi KUA Tellulimpoe dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang adaptif, profesional, dan menyentuh langsung kebutuhan umat. (IR)