Daerah

H. Misbah Ajak Jamaah Garegea Menata Hati Selama Ramadan

Foto Kontributor
Ahmad Mursyid Amri

Kontributor

Sabtu, 28 Februari 2026
...

Bantaeng (Kemenag Bantaeng) — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Masjid Nurul Khaerat, Jalan Garegea, Bantaeng, saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., M.A., membawakan ceramah tarawih pada malam ke-10 Ramadan, Jumat (27/2/2026).

Bagi H. Misbah, momen tersebut bukan sekadar agenda ceramah, melainkan juga menjadi ruang nostalgia. Ia mengenang masa ketika masih menjabat sebagai Ketua IPNU Kabupaten Bantaeng, yang kerap menggelar pembinaan bagi remaja di kawasan tersebut.

Mengawali tausiyahnya, H. Misbah menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk berbagi nasihat di bulan suci Ramadan. Ia kemudian mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas hati dan keimanan.

Dalam ceramahnya, ia mengutip pandangan Imam Al-Ghazali tentang tiga jenis hati berdasarkan tingkat keimanan seseorang, yakni qalbun salim (hati yang sehat), qalbun maridh (hati yang sakit), dan qalbun mayyit (hati yang mati). Hati yang sehat, jelasnya, adalah hati yang senantiasa dekat dengan Allah Swt. dan dipenuhi cahaya kebaikan.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan ilustrasi dari Imam Al-Ghazali bahwa dalam diri manusia terdapat dua “kotak hati”: satu di sebelah kanan yang berisi cahaya, dan satu di sebelah kiri yang berisi kegelapan. Keduanya saling memperebutkan pengaruh dalam diri manusia.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk menata hati, memperbanyak cahaya iman, agar sisi kegelapan tidak menguasai jiwa kita,” pesannya di hadapan jamaah.

Ceramah tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang memadati masjid. Melalui tausiyah yang reflektif dan menyentuh, H. Misbah mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadan sebagai titik balik memperbaiki diri, dimulai dari hati yang bersih dan bercahaya. (MSD)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default