Hadiri PSBM XXVI 2026, Kakanwil Kemenag Sulsel Harap Jadi Ruang Strategis Perkuat Kolaborasi Produktif
Kontributor
Makassar (Kemenag Sulsel) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menghadiri Pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang dirangkaikan dengan Aksi Peduli Sosial Tahun 2026, Kamis (26/3/2026), di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar.
Kegiatan yang digagas oleh Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) ini mencerminkan semangat para saudagar Bugis-Makassar untuk terus memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari menyanyikan Indonesia Raya dan Mars KKSS, penampilan budaya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga sambutan dari sejumlah tokoh nasional dan daerah. Pembukaan PSBM XXVI juga ditandai dengan penabuhan gendang secara simbolis oleh para tokoh, termasuk inisiator PSBM H. Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama RI, Gubernur Sulawesi Selatan, serta pimpinan BPP KKSS.
Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum besar saudagar Bugis Makassar yang tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi kepada masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun dalam PSBM sejalan dengan semangat moderasi beragama dan penguatan ukhuwah yang terus digaungkan Kementerian Agama.
“Semangat saudagar Bugis Makassar tidak hanya tentang membangun usaha, tetapi juga tentang kebermanfaatan bagi masyarakat. Ketangguhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan nilai-nilai keagamaan,” ujar Ali Yafid.
Ia juga menilai bahwa forum seperti PSBM menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
PSBM XXVI diikuti oleh ribuan saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari mancanegara. Selain forum diskusi dan sharing success story para pengusaha, kegiatan ini juga menghadirkan business matching serta pembahasan peluang investasi yang dapat memperkuat perekonomian daerah.
Tidak hanya berorientasi pada ekonomi, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan aksi peduli sosial, seperti santunan kepada anak yatim, anjangsana ke panti asuhan, serta makan bersama masyarakat prasejahtera di Kota Makassar. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian para saudagar terhadap masyarakat sekitar.
Dengan mengusung semangat “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh,” PSBM XXVI diharapkan mampu melahirkan gagasan dan kolaborasi baru yang memperkuat peran saudagar Bugis Makassar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaat sosial bagi masyarakat.