Daerah

Jelang Idulfitri 1447 H: Maros Siapkan 83 Masjid Ramah Pemudik Dan Waspadai Cuaca Ekstrem

Foto Kontributor
Ulya Sunani

Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026
...

Maros (Kemenag Maros)-Menjelang Idulfitri 1447 hijriah, Kabupaten Maros bersiap menyambut arus mudik dengan mengedepankan pelayanan dan rasa aman.

Kemenag Maros, memastikan sebanyak 83 masjid siap menjadi “Masjid Ramah Pemudik” sebagai tempat representatif bagi masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Maros, H. Muhammad Nur Halik, saat Rakor lintas sektoral persiapan pengamanan, Operasi Ketupat 2026.

Kemenag telah menginstruksikan kepada para kepala KUA di delapan kecamatan untuk berkoordinasi dengan pengelola masjid terkait fasilitas layanan bagi para pemudik.

“Insyaallah akan disiapkan kue dan minuman untuk para pemudik. Pemudik kalau capek bisa singgah di masjid. Dengan segala fasilitas, saya kira masjid sangat representatif sebagai tempat rehat,” jelas Kakankemenag Maros Nur Halik, Selasa (10/3/2026).

Selanjutnya, Nur Halik, menyatakan bahwa Kemenag Maros akan pro aktif membantu, agar para pemudik nikmat ketika pulang kampung. “Kami siap bersinergi demi kenyamanan mudik Idulfitri 2026,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dirilis Seksi Bimas Islam, berikut sebaran 83 masjid ramah pemudik di Kabupaten Maros. Kecamatan Camba terdapat delapan masjid ramah pemudik, lima masjid di Cenrana, 12 masjid di Bantimurung, Bontoa enam masjid dan enam masjid di Kecamatan Mandai. Sementara ada 12 masjid di  Moncongloe, 10 masjid di Tanralili, tiga masjid di Kecamatan Turikale, lima masjid di Marusu, dua masjid di Lau, tujuh masjid di Simbang dan tujuh pula masjid ramah pemudik di Kecamatan Mallawa.

Rakor lintas sektor yang berlangsung di aula Polres Maros dibuka oleh Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya. Ia kemudian menjelaskan bahwa Operasi Ketupat untuk perayaan Idulfitri merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kita punya pintu utama di wilayah Indonesia Timur, yakni Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Maka kita harus antisipasi semua,” ungkapnya.

“Semoga Idulfitri tahun ini berjalan lancar, dan kehadiran kita dapat menimbulkan rasa aman. Rumah yang ditinggalkan saat mudik, jangan sampai masyarakat cemas. Di Maros, banyak juga tempat yang akan dikunjungi masyarakat, terutama lokasi wisata, Bantimurung dan GM,” lanjut Kapolres.

“Tahun lalu, kemacetan terjadi pas hari H lebaran, pagi sepi tapi siang padat terutama di jalan poros Maros-Makassar. Momen ini setahun sekali, jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani masyarakat dengan baik,” tegas Kapolres.

Sementara Kabag Ops Syarifuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para Kapolsek untuk melakukan pengamanan Idulfitri 2026.

“Pengamanan hari raya kali ini akan dilakukan selama13 hari, dengan 150 personil. Pengamanan akan dilakukan di beberapa titik posko, di Bandara, Depan GM dan posko induk di PTB.

“Perlu juga diantisipasi cuaca, terutama di beberapa wilayah di Cenrana, Camba, dan Mallawa yang di beberapa ruas jalan itu rawan longsor,” urainya.

Hal rinci selanjutnya disampaikan Kepala Klimatologi BMKG Sulsel, Ayi Sudrajat, bahwa pihaknya memprediksi cuaca hingga Idulfitri 2026.

“10 hari yang akan datang, masih ada potensi hujan dan angin kencang, bahkan status waspada di beberapa wilayah kecamatan di Maros,” jelasnya.

“Bulan ini, hujan masih tinggi. Biasanya begitu. April mulai menurun. maka perlu diwaspadai, karena hujan akan masih banyak. Ini karakteristiknya. April masih ada hujannya, Mei sudah kering, kemarau. Juni sebagian besar kemarau. Agustus puncak kemarau,” lanjutnya.

Ayi Sudrajat kemudian mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca akhir-akhir ini. Menurutnya potensi hujan masih tinggi. “Yang penting, jangan ganggu rumahnya air,” tutupnya. 

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default