Kakan Kemenag Takalar Hadiri Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri, Siapkan 4 Masjid Ramah Pemudik.
Kontributor
Takalar, (Kemenag Takalar) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar Solihin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pengamanan dan pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres Takalar, Senin, 9 Maret 2026.
Rakor tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas dan koordinasi antar instansi guna mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif menjelang hingga pasca perayaan Idul Fitri.
Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas berbagai hal terkait kesiapan pengamanan, di antaranya pengamanan tempat ibadah saat pelaksanaan shalat Idul Fitri, pengamanan pusat-pusat keramaian, perbelanjaan, serta objek wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman dalam pertemuan tersebut mengajak seluruh instansi yang hadir untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak agar pelaksanaan pengamanan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, nyaman, dan tertib.
Kemenag Takalar Siapkan 4 Posko Masjid Ramah Pemudik.
Terkait arus mudik Lebaran, terkonfirmasi Kementerian Agama Kabupaten Takalar kembali akan mengoptimalkan peran masjid sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik atau musafir.
Kementerian Agama Kabupaten Takalar akan menyiapkan empat Masjid Ramah Pemudik yang berada di sepanjang jalan poros Takalar–Jeneponto, termasuk Masjid Agung Takalar, untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Kepala Kantor Kemenag Takalar Solihin mengatakan bahwa program Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah untuk beristirahat, melaksanakan ibadah, maupun membersihkan diri.
“Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, kami berharap para pemudik dapat memanfaatkan masjid sebagai tempat singgah yang aman dan nyaman. Selain untuk beristirahat, pemudik juga dapat melaksanakan ibadah dengan tenang selama perjalanan menuju kampung halaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pengurus masjid serta instansi terkait untuk memastikan fasilitas yang tersedia di masjid dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemudik, seperti tempat istirahat, air bersih, dan fasilitas ibadah lainnya.
Dengan adanya langkah tersebut, diharapkan perjalanan mudik masyarakat yang melintasi wilayah Kabupaten Takalar dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tetap bernuansa ibadah selama momentum Hari Raya Idul Fitri. ( D, Tola ).