Daerah

Kemenag Bantaeng Salurkan Zakat Lewat THR, H. Misbah Ingin Mustahik Dibina Dan Diberi Modal Usaha

Foto Kontributor
Ahmad Mursyid Amri

Kontributor

Jumat, 06 Maret 2026
...

Bantaeng (Kemenag Bantaeng) — Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng pada Jumat (6/3/2026). Melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR), Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) Kemenag Bantaeng menyalurkan bingkisan dan zakat kepada para mustahik dari delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Program tersebut menjadi rangkaian kegiatan TerasZAWA (Tebar Manfaat, Ruang Literasi, dan Sharing Zakat Wakaf) Joyful Ramadan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., MA., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan berbagi kepada para mustahik dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Mudah-mudahan Allah menambahkan rezeki kepada para muzakki kita ke depan. Insyaallah kita tentu akan terus berbagi kepada para mustahik yang ada di Kabupaten Bantaeng,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pengelolaan zakat sepenuhnya dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Namun, saat ini Kementerian Agama juga diberi kesempatan untuk berkolaborasi dalam pengelolaannya.

“Kalau sebelumnya zakat ini dikelola 100 persen oleh Baznas, maka sekarang kita diberi kesempatan untuk ikut mengelola sebagian melalui UPZ. Karena itu, Kementerian Agama perlu menambah volume Unit Pengumpul Zakat (UPZ), khususnya di madrasah-madrasah,” jelasnya.

Menurutnya, jika UPZ terbentuk di seluruh madrasah, baik negeri maupun swasta, maka potensi penghimpunan zakat akan semakin besar dan manfaatnya dapat kembali disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengingatkan bahwa penyaluran zakat harus mengikuti ketentuan syariat, yakni diberikan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf).

“Penyaluran zakat ini ada aturannya, yaitu kepada delapan asnaf. Jika tidak sesuai, tentu berpotensi untuk diaudit. Karena itu kita harus menyalurkannya dengan tepat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Misbah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Pak Kasubbag dan Penyelenggara Zakat Wakaf sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Apa yang kita lakukan hari ini juga menjadi ajang silaturahmi, saling mendoakan, dan semoga Kementerian Agama semakin eksis serta masyarakat Bantaeng semakin meningkat kesejahteraannya,” tuturnya.

Ke depan, lanjutnya, program zakat dan wakaf tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi mustahik.

“Kita akan mendata para mustahik di delapan kecamatan yang memiliki keterampilan, misalnya membuat kue, roti, atau berdagang. Insyaallah mereka akan kita fasilitasi pelatihan melalui kerja sama dengan BLK,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat membantu para mustahik untuk berkembang secara ekonomi.

“Harapan kita, mustahik hari ini tidak selamanya menjadi mustahik. Dengan bantuan modal dan pembinaan, kita berharap suatu saat mereka bisa menjadi muzakki,” tambahnya.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Bantaeng, Husnaeni, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun ini terdapat beberapa kegiatan yang dirancang oleh Kementerian Agama RI. Namun, di tingkat Kabupaten Bantaeng hanya dua kegiatan yang dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.

“Karena kami diberi amanah sebagai pengurus UPZ Kemenag Bantaeng, maka dana UPZ yang ada kami gunakan untuk kegiatan hari ini dan kegiatan sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dua hari sebelumnya pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.

“Alhamdulillah dua hari lalu kami telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat selama dua hari dengan membagikan sekitar 300 paket di depan Kantor Bupati dan Rumah Dinas Kepala Kantor Kemenag Bantaeng,” jelasnya.

Dalam kegiatan Tebar Harapan Ramadan ini, Kemenag Bantaeng menyalurkan 50 paket kepada para mustahik yang berasal dari delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasubbag TU Kemenag Bantaeng Sopyan Yasri, para kepala seksi, kepala KUA, kepala madrasah, Pokjawas madrasah, serta ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. (MSD)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default