Kepala MIN Maros Resmi Buka Pembelajaran Sepanjang Hayat Bertema Panca Cinta
Kontributor
Maros (Kemenag Maros) -- Pembelajaran Sepanjang Hayat di
Madrasah Ibtidaiyah Negeri Maros, resmi dibuka oleh kepala MIN, Rabu
(4/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Cahaya Ramadhan Menumbuhkan
Panca Cinta: Iman Menguat, Ilmu Bertumbuh, Akhlak Menyatu, Lingkungan Bersih
dan Cinta Tanah Air.”
Acara pembukaan berlangsung khidmat di halaman madrasah dan
diikuti oleh seluruh guru serta peserta didik kelas IV, V, dan VI.
Dalam sambutannya, Kepala MIN Maros, Hadisah, menyampaikan
bahwa bulan suci Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai
spiritual, memperkuat karakter, sekaligus menumbuhkan semangat belajar
sepanjang hayat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan Ramadhan
sebagai cahaya yang menerangi hati dan pikiran peserta didik. Iman harus
semakin kuat, ilmu terus bertumbuh, akhlak menjadi karakter yang menyatu dalam
kehidupan sehari-hari, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kecintaan
kepada tanah air semakin nyata,” ungkap Hadisah, dalam arahannya.
Kegiatan Pembelajaran Sepanjang Hayat ini akan berlangsung
selama tiga hari dengan berbagai materi keagamaan yang dikemas secara menarik
dan edukatif. Materi yang diberikan meliputi penguatan akidah, praktik ibadah,
tahsin dan tadarrus Al-Qur’an, pembiasaan akhlak mulia, edukasi kebersihan dan
kepedulian lingkungan, serta penanaman nilai nasionalisme dalam perspektif
Islam.
Para peserta didik tampak antusias mengikuti rangkaian
kegiatan yang dirancang interaktif, mulai dari ceramah inspiratif, diskusi
kelompok, praktik ibadah, hingga aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan
madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan bertujuan membentuk generasi yang tidak
hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MIN Maros berharap
nilai-nilai Panca Cinta benar-benar tertanam dalam diri setiap peserta didik,
sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi titik
tolak pembentukan karakter yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen MIN Maros dalam
menghadirkan pendidikan yang holistik—memadukan iman, ilmu, dan akhlak dalam
satu kesatuan yang utuh demi terwujudnya generasi madrasah yang berprestasi dan
berkarakter. (Zulkarnain)