Kiat-Kiat Menuju SAMAWA Diangkat Dalam The Most KUA Sinjai Borong Di Bonto Tengnga
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) --- Program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) kembali digelar oleh KUA Kecamatan Sinjai Borong sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Desa Bonto Tengnga mengangkat tema “Kiat-Kiat Menuju SAMAWA (Sakinah, Mawaddah, Warahmah)”, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan pembinaan dan edukasi bagi masyarakat agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan. Program ini juga menjadi sarana penguatan pemahaman tentang pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berakhlak.
Penyuluh Agama Islam Desa Bonto Tengnga, Asri, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah tidak terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan komitmen, kesabaran, serta komunikasi yang baik antara suami dan istri.
Menurutnya, terdapat beberapa kiat penting dalam membangun keluarga SAMAWA, di antaranya menjaga komunikasi yang terbuka, saling menghargai dan memahami peran masing-masing dalam rumah tangga, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menyelesaikan setiap persoalan keluarga.
“Keluarga sakinah lahir dari hati yang saling memahami, saling menguatkan, dan menjadikan iman sebagai pondasi utama dalam menjalani kehidupan rumah tangga,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sinjai Borong, H. Muhammad Umar, dalam sambutannya menegaskan bahwa program The Most KUA merupakan wujud komitmen KUA dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Ia menilai bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Oleh karena itu, pembinaan seperti ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.
“Keluarga sakinah bukan hanya menjadi harapan, tetapi harus diupayakan melalui pemahaman agama, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan The Most KUA ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membangun keluarga yang kuat dalam iman, kokoh dalam kebersamaan, serta mampu menghadirkan suasana rumah tangga yang penuh cinta dan kasih sayang, sehingga nilai Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari. (ifz)