KUA Tidak Hanya Catat Nikah, Tapi Bina Ketahanan Keluarga, Tegas Kepala KUA Bontoala
Kontributor
Makassar (Kemenag Makassar)— Kantor Urusan Agama Kecamatan Bontoala Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pembinaan keluarga melalui kegiatan The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) Tahap II yang digelar pada Senin (02/3/2026) di Masjid Halimatussadiyah, Jl. Tinumbu Dalam No.12, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala,
Kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum Ramadan 1447 H ini dihadiri Kepala KUA Bontoala, para penghulu, penyuluh agama Islam, remaja masjid, kelompok pemuda, majelis taklim, serta jamaah Masjid Halimatussadiyah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi bukti sinergi dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan ketahanan keluarga.
Kepala KUA Bontoala Kota Makassar, Syamsir Sulaiman, menegaskan bahwa transformasi layanan KUA tidak lagi sebatas pencatatan administrasi pernikahan.“KUA tidak hanya mencatat nikah, tetapi juga hadir membina dan memperkuat ketahanan keluarga. Melalui The Most KUA, kami melakukan pendampingan sejak usia sekolah, usia nikah, hingga pembinaan keluarga maslahat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa The Most KUA memiliki tiga fokus utama, yakni Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), dan Bimbingan Keluarga Maslahat. Program ini dirancang untuk membangun kesiapan mental, spiritual, dan sosial generasi muda sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Dalam pemaparan materi Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), Syamsir kembali mengingatkan pentingnya perencanaan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga.“Pernikahan bukan hanya tentang usia, tetapi tentang kesiapan. Jika dibangun dengan ilmu dan tanggung jawab, insya Allah akan melahirkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya di hadapan peserta.
Sementara itu, Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Bontoala, Muh Husain, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas iman, akhlak, dan kesiapan diri generasi muda menuju keluarga harmonis.
Melalui The Most KUA Tahap II ini, KUA Bontoala berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan generasi berkarakter serta keluarga yang kokoh dan maslahat.
KUA Bontoala Kota Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keagamaan yang responsif, edukatif, dan berdampak nyata bagi umat.(Syamsir)