Melalui The Most KUA Pusaka Bantimurung: Optimalkan Peran Pembinaan Dan Konsultasi Keluarga
Kontributor
Bantimurung (Kemenag Maros)-Dalam upaya memperkuat ketahanan
keluarga dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan, KUA Pusaka Bantimurung
terus mengoptimalkan peran pembinaan dan konsultasi keluarga melalui program
The Most KUA, Senin (2/3/2026).
Sebagai bagian dari transformasi layanan yang digagas oleh
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Kementerian Agama Republik
Indonesia, program The Most KUA bertujuan menjadikan KUA sebagai pusat layanan
keagamaan yang modern, responsif, dan proaktif dalam menjawab kebutuhan
masyarakat.
Penghulu KUA Pusaka Bantimurung, H. Muhammad Rusdi, secara
langsung memberikan layanan konsultasi kepada pasangan suami istri yang
menghadapi berbagai dinamika rumah tangga. Konsultasi ini mencakup penguatan
komunikasi keluarga, penyelesaian konflik secara bijak, serta penanaman
nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam kehidupan berumah tangga.
H. Mustafa, Kepala Kua Pusaka Bantimurung, menyampaikan
bahwa KUA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan nikah, tetapi juga
sebagai lembaga pembinaan yang mendampingi pasangan sejak sebelum menikah
hingga menjalani kehidupan rumah tangga.
“Melalui layanan konsultasi ini, kami berharap setiap
keluarga mampu membangun rumah tangga yang sakinah dan maslahat, serta menjadi
teladan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat menyambut baik layanan ini karena memberikan
ruang aman untuk berkonsultasi secara terbuka dan mendapatkan solusi
berdasarkan nilai-nilai keagamaan serta pendekatan yang persuasif.
Dengan optimalisasi pembinaan dan konsultasi keluarga
melalui The Most KUA, KUA Pusaka Bantimurung berkomitmen terus menghadirkan
layanan yang berdampak nyata dalam mewujudkan keluarga harmonis, tangguh, dan
berdaya saing di tengah tantangan zaman. (Basri)