MTQ Sulsel 2026 Di Kabupaten Maros Berlangsung April, Panitia Siapkan 200 Pemondokan
Kontributor
Maros (Kemenag Maros) -- Gelaran MTQ tingkat Provinsi Sulawesi
Selatan (Sulsel) tahun 2026 akan berlangsung di Kabupaten Maros, pada 10-18
April mendatang. Memberikan pelayanan terbaik kepada kontingen dari 24
kabupaten kota se-Sulsel, panitia akan menyiapkan 200 pemondokan.
Hal ini disampaikan Bupati Maros, Chaidir Syam, saat
memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Sulsel 2026 di Ruang Pola, Rabu, (4/2/2026).
Hadir, para kepala OPD, Camat, Kakankemenag Maros dan para kepala KUA serta panitia
kegiatan.
“Kita akan maksimalkan layanan kepada para tamu kita,
usahakan 200 pemondokan kita siapkan.”
Terkait ini, Bupati Chaidir langsung memerintahkan kepada para
camat untuk bergerak cepat. “Saya ingin nanti malam, para Camat sudah rapat
dengan lurah, desa dan jajarannya. Setelahnya lurah kumpul RT RW-nya.
Mudah-mudahan di Turikale kita banyak dapat pemondokan. Pastikan juga segala
fasilitas pemondokan untuk memaksimalkan pelayanan kepada para tamu kita.”
“Sesegera mungkin, data rumah dan mendatangi masyarakat dengan
baik. Sampaikan secara terbuka kepada masyarakat terkait pemondokan ini,”
lanjutnya.
“Setelahnya, kita akan pikirkan distribusi logistiknya. Kita
akan maksimalkan segala potensi yang ada di Kabupaten Maros untuk memenuhi
kebutuhan ini. Saya harap partisipasi stakeholder untuk mendukung kegiatan ini.
“Mari bersama membantu, aktif di kepanitiaan dan dukungan
kita semua untuk membawa nama baik Maros sebagai tuan rumah.”
Selama gelaran MTQ nanti, Bupati Chaidir juga menyampaikan
kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan, Dishub dan Satpol PP
untuk pengamanan dan Dinas Kominfo memasifkan publikasi.
Bupati juga memastikan, bahwa seluruh jajaran perangkat
daerah Pemkab Maros akan berkontribusi aktif menyukseskan MTQ tingkat provinsi
tahun ini.
Sebelumnya, Wakil Bupati A. Muetazim Mansyur menyampaikan bahwa
konsentrasi lokasi pemondokan kontingen akan berada di enam kecamatan: Mandai,
Turikale, Marusu, Maros Baru dan Lau serta Bantimurung.
“Enam lokasi kecamatan ini dipilih, karena dekat dengan
vanue lomba,” jelasnya.
“Pameran LPTQ rencananya akan ditempatkan di alun-alun Bank
Sulselbar. UMKM sekitar Jln. Asoka dan Bougenvil. Area itu, akan ditutup total
selama pelaksanaan MTQ.”
Sementara itu, Kakankemenag Maros, H. Muhammad Nur Halik, menyampaikan
estimasi kebutuhan pemodokan kontingen tiap kabupaten kota. “Kita butuh sekitar
delapan pemondokan untuk tiap kontingen. Jadi, kebutuhan ini dikalikan 24
kabupaten kota dan mengakomodir panitia provinsi,” jelasnya.
Kemudian, Kakankemenag menjelaskan rencana lokasi lomba. “Kita
sudah mendata untuk lokasi 11 cabang lomba MTQ. Gedung Serbaguna, Baruga A dan
Baruga B, creatif center, aula Pesantren Nahdlatul Ulum, aula Kantor Camat
Mandai, aula Masjid Al-Markaz, aula Perpustakaan Daerah, aula Kantor Camat Lau,
aula Kantor MUI dan Lapangan Pallantikan,” lanjutnya.
Mantapkan persiapan pelaksanaan MTQ Sulsel 2026 di Kabupaten Maros, selanjutnya panitia akan melakukan koordinasi dengan Pemprov dan Kanwil Kemenag Sulsel, beberapa hari ke depan.