MTsS Bontonyeleng Gelar Pesantren Kilat, Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini
Kontributor
Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) – MTsS Bontonyeleng kembali menggelar Pesantren Kilat sebagai upaya membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, Selasa–Jumat (24–27 Februari 2026), dan diikuti seluruh siswa dengan antusias.
Pesantren kilat merupakan program rutin madrasah yang bertujuan memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan, siswa mengikuti ceramah, shalat berjamaah, praktik shalat jenazah, tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, serta sesi motivasi peningkatan kualitas diri.
Setiap hari, kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an, dilanjutkan penyampaian materi oleh guru dan pemateri yang ditunjuk. Siswa juga mengikuti kultum dan diskusi keagamaan interaktif. Suasana religius dan kebersamaan terasa kuat sepanjang rangkaian kegiatan.
Kepala MTsS Bontonyeleng, Fatihah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pesantren kilat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari pembinaan karakter yang berkelanjutan.
“Pesantren kilat menjadi momentum bagi siswa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat terus diamalkan, baik di madrasah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik.
“Madrasah memiliki tanggung jawab mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kuat secara spiritual. Melalui pesantren kilat, kami berupaya menyeimbangkan keduanya,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pemberian apresiasi kepada siswa yang aktif dan disiplin selama mengikuti rangkaian acara. Momen tersebut menjadi refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Melalui Pesantren Kilat ini, MTsS Bontonyeleng berkomitmen membangun budaya madrasah yang religius, disiplin, dan penuh semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu. (Yrham)