Pelatihan Imam Masjid Di Bantaeng, H. Misbah: Harus Jadi Pemersatu Umat
Kontributor
Bantaeng (Kemenag Bantaeng) — Komitmen untuk memperkuat kapasitas dan peran strategis imam masjid diwujudkan melalui Pelatihan Imam Masjid Tingkat Kabupaten Bantaeng Angkatan I Tahun 2026 yang sukses digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Masjid Jami’ Jamiatul Khaeriyah Tangnga-Tangnga, Bantaeng.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kabupaten Bantaeng dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., MA., menyampaikan bahwa imam masjid memiliki peran yang sangat strategis. Ia menjelaskan bahwa fungsi imam masjid mencakup tiga aspek, yakni syariat, tarekat, dan makrifat.
“Seorang imam bukan hanya pemimpin salat, tetapi juga pengatur kegiatan di masjid, termasuk jika dibutuhkan menjadi khatib saat salat Jumat,” ujar H. Misbah.
Ia menegaskan, imam masjid harus memiliki pemahaman mendalam tentang persoalan agama, termasuk lima hukum dalam Islam, yaitu wajib, sunah, makruh, mubah, dan haram. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar imam mampu menjawab berbagai persoalan yang ditanyakan oleh jamaah sesuai dengan ketentuan syariat.
H. Misbah yang juga merupakan pengurus wilayah IPIM Provinsi Sulawesi Selatan itu menambahkan bahwa imam masjid harus menjadi figur pemersatu di tengah masyarakat.
“Imam masjid tidak boleh menjadi induk persoalan, tetapi harus menjadi pemberi solusi,” tegasnya.
Ia berharap pelatihan ini membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan masyarakat Bantaeng. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng yang mewakili Bupati Bantaeng.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, Asruddin, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para imam masjid.
“Kami memberikan apresiasi kepada pengurus dan panitia yang telah melaksanakan kegiatan pada pagi hari ini. Ini merupakan bagian dari upaya peningkatan SDM,” ujarnya.
Ia juga berharap para imam masjid dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan program pemerintah sehingga masjid benar-benar menjadi ruang bersama yang mencerahkan jamaah dan mendukung pembangunan daerah.
Ketua Panitia, Nursyam, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Pada sesi materi, H. Misbah didaulat sebagai pemateri dengan topik “Peningkatan Kapasitas Imam Masjid Menghadapi Masyarakat Modern”. Selain itu, materi juga disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Nurdin, Kepala BAZNAS Kabupaten Bantaeng, Rakhmad, serta pemateri dari pengurus IPIM Provinsi Sulawesi Selatan yang turut memberikan materi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para imam masjid di Kabupaten Bantaeng semakin kompeten, adaptif, serta mampu menjawab tantangan masyarakat modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran Islam. (MSD)