Penyuluh Katolik Kabupaten Luwu Memimpin Outbond Dalam Camping Keluarga Paroki Santo Petrus Padang Sappa
Kontributor
Ponrang (Kemenag Luwu), Penyuluh Agama Katolik Kabupaten
Luwu, Cornelius Timang, SS, menjadi pemimpin kegiatan outbond dalam
acara Camping Keluarga Paroki Santo Petrus Padang Sappa. Kegiatan ini
dilaksanakan pada, Sabtu, 4 April 2026. Peserta yang hadir dalam outbond
tersebut lebih dari 100 orang. Walaupun lapangan berlumpur dan matahari panas
menyengat kulit tetapi peserta outbond tetap antusias mengikuti kegiatan
ini.
Outbond tersebut diawali dengan yelyel:
Paroki Santo Petrus Padang Sappa dan peserta dengan penuh semangat menjawab:
satu hati, satu iman dan satu tujuan. Kata-kata itu membakar semangat
para peserta outbond. Satu demi satu games dimainkan. Games lempar tangkap,
memindahkan bola dengan stik, membentuk dengan tali, estafet sarung, menghafal
angka dan games terakhir adalah bom air. Semua games tersebut bertujuan melatih
kekompakan dan Kerjasama. Selain itu, nilai kebersamaan, persaudaraan, tanggung
jawab serta nilai-nilai iman ditanamkan dalam games ini.
Outbond ini dilaksanakan dalam rangka Camping
Keluarga umat Katolik se-paroki Santo Petrus Padang Sappa. Kegiatan ini
dilaksanakan sejak tanggal 2 April - 5 April
2026, di Tempat Ziarah Maria Ratu Damai Rotto, Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan
Ponrang, Kabupaten Luwu. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan berbagai lomba
dan pertandingan. Seperti lomba karaoke, lomba memasak, lomba domino, dan lomba
stand up comedy. Juga diadakan pertandingan sepak takrow, bola volley dan
pertandingan bola kasti. Juga ada pelatihan pemimpin doa bagi para pengantar
dan calon pemimpin doa. Semua kegiatan ini diramu dengan baik oleh panitia
sehingga para peserta sangat antusias mengikutinya.
Pastor Oktovianus Tandilolo, selaku pastor paroki di Paroki Santo
Petrus Padang Sappa mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dilaksanakan
di tingkat paroki. Semangat keakraban, kerjasama, tolong-menolong dan persatuan
di antara umat sangat terasa selama camping tersebut. Diharapkan ke depannya umat
Katolik di Padang Sappa ini semakin bersatu dan bertumbuh dalam iman. Dan keluarga-keluarga
Katolik sungguh menjadi Ecclesia Domestica yang berarti gereja rumah
tangga seperti tema camping keluarga ini. Keluarga bukan hanya tempat tinggal,
tetapi juga tempat iman hidup, tumbuh, dan diwujudkan (um/cor)