Pesantren Kilat MIS Darul Istiqamah Bulukumba Perkuat Pendidikan Agama Dan Karakter Siswa
Kontributor
Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) – Dalam rangka menyambut dan memuliakan bulan suci Ramadhan, MIS Darul Istiqamah Bulukumba menggelar kegiatan Pesantren Kilat bagi siswa kelas V dan VI. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Maret 2026, sebagai upaya memperkuat pendidikan agama serta pembentukan karakter siswa.
Program ini dirancang untuk mengisi waktu siswa selama Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan bernilai ibadah. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan moderasi beragama, peningkatan pemahaman keislaman, serta pembinaan akhlak dan karakter. Materi tersebut disampaikan oleh guru bidang studi agama, salah satunya pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan berlangsung setiap pagi pukul 07.30 hingga 10.00 WITA. Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga dilatih mempraktikkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membiasakan diri melakukan amal ibadah selama bulan Ramadan.
Berbagai materi keislaman diberikan dalam kegiatan ini, di antaranya tahsin dan hafalan Al-Qur’an, hafalan doa sehari-hari, praktik ibadah, serta pembelajaran sejarah Islam. Dalam sesi hafalan Al-Qur’an, dua siswa kelas VI, Aqila dan Anisa, berhasil melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan lancar.
Sesi tanya jawab juga menjadi bagian menarik dalam kegiatan ini. Salah satu siswa kelas V, Absyar, bertanya mengenai pentingnya mempelajari sejarah dan kisah teladan dalam Islam. Menanggapi hal tersebut, pembina kegiatan, Nur Hikmah, menjelaskan bahwa kisah teladan penting agar siswa memiliki figur yang dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari.
Nur Hikmah menjelaskan bahwa pesantren kilat ini memuat sejumlah materi utama, seperti pembelajaran Al-Qur’an (tahsin), hafalan doa sehari-hari, hafalan Al-Qur’an, praktik ibadah seperti tata cara wudhu, shalat, dan dzikir ba’da shalat, serta pembelajaran sejarah Islam melalui kisah-kisah teladan di bulan Ramadhan. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang fikih puasa.
Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok putra dan putri. Kegiatan berlangsung di beberapa lokasi, baik di dalam kelas, di masjid madrasah, maupun di area luar ruangan seperti gazebo dan halaman madrasah yang rindang, sehingga menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.
Menurut Nur Hikmah, kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, membiasakan mereka mengamalkan doa sehari-hari, serta membentuk karakter religius yang berlandaskan iman dan takwa. Selain itu, kegiatan ini juga melatih siswa agar mampu melaksanakan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat Islam serta memahami nilai-nilai keteladanan dalam sejarah Islam.
Melalui pesantren kilat ini, diharapkan siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual yang mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berilmu, dan mencintai ajaran Islam. (Erna/Vira)