Ramadhan Di Barru Penuh Berkah, 5000 Paket Sembako Untuk Warga
Kontributor
Barru (Kemenag Barru) -- Zakat tidak hanya diposisikan sebagai bantuan sesaat, tetapi sebagai jalan penguatan ekonomi umat. Semangat itu mengemuka dalam kegiatan Distribusi Paket Sembako Ramadhan 1447 H yang digelar di Islamic Center Barru, pagi ini (11/03/26).
Sebanyak 5.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan secara lebih panjang dan akurat dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Irman, hadir bersama Bupati Barru, Ketua DPRD Barru, Sekda Barru, Ketua Pengadilan Agama Barru, unsur Forkopimda, serta pimpinan Baznas Barru.
Wakil Ketua II Baznas Barru menjelaskan bahwa proses pendataan penerima dilakukan secara teliti agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Yang diserahkan hari ini telah melalui pendataan yang lebih panjang dan akurat dengan menggunakan data tunggal nasional. Totalnya 5.000 paket. Kami juga meminta dukungan semua pihak agar bantuan yang disalurkan ke depan bisa semakin bertambah dan lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran para kepala desa yang ikut mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran hingga sampai langsung ke rumah penerima manfaat.
Ketua Baznas Barru menambahkan bahwa penguatan sistem zakat juga terus dilakukan, termasuk melalui relawan Baznas di setiap desa yang siap memberikan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
“Setiap desa sudah ada relawan Baznas. Saat ini komposisi program juga diperkuat, 50 persen untuk pemberdayaan dan 50 persen untuk distribusi bantuan, sesuai kebijakan dari pusat,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa partisipasi aparatur di Barru dalam program zakat patut dibanggakan.
“Seluruh unsur ASN Pemkab, DPRD, hingga Polres hampir 100 persen mengikuti program zakat. Ini menjadikan penerimaan zakat Barru sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar bantuan konsumtif, tetapi diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Hari ini kita memberikan bantuan yang layak kepada mereka yang memang layak menerima. Harapannya, mustahiq bisa menuju muzakki, karena sebagian program diarahkan pada pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya akurasi data penerima bantuan yang merujuk pada kelompok desil 1 dan 2 dalam basis data nasional.
“Data harus benar-benar dilengkapi secara akurat. Kita juga akan melakukan kunjungan langsung untuk memastikan tidak terjadi salah distribusi,” tegasnya.
Bupati menambahkan bahwa penyaluran bantuan harus dijaga dari kepentingan sempit.
“Ini adalah kerja kolaborasi dan sinergi. Jangan sampai ditunggangi kepentingan politik atau ikatan keluarga. Jangan sampai hak mereka yang benar-benar berhak justru tertutup,” pesannya.
Ia bahkan membuka ruang pengaduan langsung jika ditemukan kendala di lapangan.
“Kalau ada masalah, sampaikan langsung ke saya. Biar saya yang selesaikan secara adat,” ucapnya yang disambut tawa para peserta kegiatan.(Arga)