Daerah

Safari Ramadan Di Dusun Karampuang, KUA Sinjai Barat Ajak Jamaah Bangun Keluarga Sakinah Maslahat

Foto Kontributor
Arfain

Kontributor

Jumat, 06 Maret 2026
...

Sinjai (Kemenag Sinjai) – Memasuki malam ke-15 Ramadan 1447 H, suasana spiritual di Desa Botolempangan semakin kental. Mengingat waktu yang kian beranjak, tim Safari Ramadan Tingkat Kecamatan Sinjai Barat bergerak serentak menyambangi 15 masjid dan musala yang tersebar di empat dusun pada Rabu (4/3/2026).

Kepala KUA Kecamatan Sinjai Barat, Bakri, bersama H. Ismail dan Tim Humas, secara khusus hadir di Masjid Miftahul Khaer, Dusun Karampuang, untuk memberikan pencerahan sekaligus menjalankan program unggulan nasional.

Dalam ceramahnya, Bakri mengawali dengan mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183, mengingatkan jamaah bahwa muara dari ibadah puasa, salat lima waktu, serta tarawih berjamaah adalah derajat ketaqwaan.

Namun, Ramadan kali ini terasa lebih istimewa karena dirangkaikan dengan program The Most KUA sesuai instruksi Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag RI. Program ini bertujuan membina Majelis Taklim dan masyarakat dalam membangun keluarga sakinah maslahat.

“Tugas kami bukan hanya mencatat pernikahan, tapi memastikan setiap rumah tangga berdiri di atas landasan hukum dan agama yang kokoh,” tegas Bakri.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA menyoroti masih adanya pasangan di Desa Botolempangan yang belum memiliki buku nikah. Hal ini sering kali dipicu oleh pernikahan di bawah umur yang tidak sesuai dengan aturan undang-undang, yakni minimal 19 tahun bagi laki-laki maupun perempuan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan masa iddah bagi janda selama 4 bulan 10 hari sebelum menerima lamaran baru.

“Agama itu indah jika dijalankan sesuai Al-Qur’an dan Sunah. Masa iddah ada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kehormatan wanita. Jika ditemukan pelanggaran, mari difasilitasi dengan pemahaman yang baik, bukan dibiarkan,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, H. Ismail sebagai penceramah kedua membawakan materi tarbiyah (pendidikan) keluarga dengan merujuk pada Surah Al-Isra ayat 32 tentang larangan mendekati zina. Ia menekankan bahwa keluarga sakinah mustahil terwujud tanpa moralitas yang terjaga.

“Hindari perbuatan keji yang merusak martabat. Mari jadikan Ramadan ini sebagai bulan tarbiyah untuk memperbaiki sifat dan akhlak kita dalam berkeluarga,” pesan H. Ismail.

Di akhir tausiyahnya, ia memuji kedermawanan ibu-ibu yang rutin menyediakan buka puasa di masjid. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memakmurkan masjid, baik melalui sedekah maupun dengan hadir berbuka puasa bersama.

“Pahala memberi makan orang yang berpuasa itu dilipatgandakan. Mari manfaatkan sisa 15 hari Ramadan ini dengan memperbanyak salat sunnah dan amal jariyah,” pungkasnya. (Ichal)

 

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default