Daerah

Safari Ramadan Ke-6 Di Bontotiro, Sinergi Keagamaan Dan Penguatan Ekonomi Desa

Foto Kontributor
Vira Maulidya

Kontributor

Kamis, 05 Maret 2026
...

Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, H. Abdul Rafik, menghadiri Safari Ramadan ke-6 Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang dipusatkan di Masjid Jami Nurul Iman, Kecamatan Bontotiro, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bulukumba, H. Andi Ali Muchtar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Bontotiro. Bertindak sebagai penceramah dalam rangkaian Safari Ramadan kali ini adalah Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulukumba, H. Abdul Hakim.

Safari Ramadan ke-6 ini dirangkaikan dengan empat agenda utama, yakni Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), buka puasa bersama, penyerahan bantuan dari Baznas Kabupaten Bulukumba kepada masyarakat, serta sholat tarawih berjamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba, H. Andi Ali Muchtar, menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi masyarakat sebagai fondasi kemajuan desa.

"Kecamatan Bontotiro memiliki potensi besar di sektor pertanian dan usaha masyarakat. Jika lahan-lahan yang ada dimanfaatkan secara produktif dan dikelola dengan baik, maka hasilnya bukan hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak kemajuan desa. Kemandirian ekonomi masyarakat adalah kunci pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Sementara itu, dalam tausiahnya, H. Abdul Hakim menguatkan apa yang disampaikan Bupati terkait optimalisasi lahan masyarakat menjadi lahan aktif dan produktif. Ia menjelaskan bahwa konsep tersebut telah dicontohkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Ia mengutip sabda Rasulullah SAW:

Barang siapa menghidupkan tanah mati (tanah yang tidak dimanfaatkan), maka tanah itu menjadi miliknya.” (HR. Tirmidzi)

Menurutnya, ajaran Islam tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga mendorong umat untuk produktif, mandiri, dan mampu memakmurkan bumi.

“Semangat menghidupkan lahan dan memakmurkan bumi ini penting kita terapkan dalam kehidupan hari ini. Ketika masyarakat mau mengelola lahannya secara produktif, maka kesejahteraan akan tumbuh, dan desa akan maju,” jelas H. Abdul Hakim.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, H. Abdul Rafik, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui Safari Ramadan.

Safari Ramadan bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Di sini ada musrenbang, ada penguatan ekonomi, ada bantuan sosial, dan ada penguatan spiritual melalui tausiah dan tarawih berjamaah. Inilah bentuk pembangunan yang utuh, lahir dan batin,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat ukhuwah serta mendorong masyarakat untuk terus aktif membangun desa dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan. (Vira)


Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default