Serahkan Sertifikat Wakaf Dan Zakat ASN, Kakanwil Kemenag Sulsel Ajak Perkuat Iman Dan Kepedulian Sosial
Kontributor
Parepare (Kemenag Parepare) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, menyerahkan sertifikat wakaf serta zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sebuah kegiatan yang sarat dengan pesan religius dan penguatan nilai keimanan.
Penyerahan sertifikat
tersebut tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi juga mencerminkan
komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat
melalui penguatan instrumen keagamaan seperti wakaf dan zakat.
Momentum kegiatan
yang berlangsung di bulan suci Ramadan tersebut juga dimanfaatkan untuk
menyampaikan pesan-pesan religius terkait makna ibadah puasa. Ia menekankan
bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi
sarana memperbaiki kualitas diri dan memperkuat nilai-nilai akhlak.
“Dalam berpuasa,
kita harus saling menghargai dan menjaga lisan. Pemberian zakat seperti yang
kita laksanakan hari ini adalah salah satu nilai kebaikan dalam menjalankan
ibadah puasa,” tuturnya.
Lebih jauh, ia
mengingatkan pentingnya menjaga etika bertetangga sebagai bagian dari ajaran
Islam yang sederhana namun memiliki nilai pahala yang besar.
“Ketika kita
menjaga hubungan baik dengan tetangga, Allah SWT akan mengganjar kita dengan
pahala yang besar,” pesannya.
Menjelang mudik
lebaran, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid mengajak seluruh jajaran dan
masyarakat untuk menyukseskan program Masjid
Ramah Pemudik sebagai bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat,
khususnya menjelang arus mudik.
“Kemenag
mengambil langkah strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat dengan program
Masjid Ramah Pemudik untuk mendukung kelancaran arus mudik, mari sama-sama kita
menyukseskan program ini. Ini adalah salah satu bentuk dampak nyata kita kepada
masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya
masjid, Kakanwil juga berharap madrasah yang berada di pinggir jalan yang
dilalui para pemudik bisa menjadi tempat persinggahan meski sekadar
beristirahat sejenak dengan menyiapkan minuman atau makanan ala kadarnya agar
mereka dapat melanjutkan perjalanan dalam keadaan bahagia.
Pada kesempatan
tersebut, Ali Yafid juga memperkenalkan pesan ekoteologi sebagai bagian dari penguatan keimanan. Menurutnya,
ekoteologi merupakan upaya memperkuat iman dengan mentadabburi alam semesta
sebagai ciptaan Allah Swt.
“Ekoteologi itu
penguatan keimanan melalui hal-hal yang ada di alam. Dengan mentadabburi semua
yang ada di alam, kita akan menemukan banyak hikmah yang bermuara pada
bagaimana kita semakin meng-Esakan Allah Swt. Semua ini akan semakin menguatkan
keyakinan dan keimanan kita,” jelasnya.
Di akhir
sambutan, ia menyampaikan pesan yang menyentuh kepada seluruh ASN agar
menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada
masyarakat.
“Bekerjalah
dengan ikhlas, kedepankan sikap qana’ah dan syukur. Agar semua yang kita
kerjakan bernilai pahala di sisi Allah Swt,” pungkasnya.
Kegiatan
penyerahan sertifikat wakaf dan zakat profesi ASN ini menjadi refleksi bahwa
pengabdian sebagai aparatur negara tidak hanya berhenti pada tugas
administratif, tetapi juga mengandung dimensi spiritual dan sosial yang
memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat.(Fikar/Wn)