Daerah

Serahkan Sertifikat Wakaf Dan Zakat ASN, Kakanwil Kemenag Sulsel Ajak Perkuat Iman Dan Kepedulian Sosial

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Jumat, 06 Maret 2026
...

Parepare (Kemenag Parepare) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, menyerahkan sertifikat wakaf serta zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sebuah kegiatan yang sarat dengan pesan religius dan penguatan nilai keimanan.

Penyerahan sertifikat tersebut tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui penguatan instrumen keagamaan seperti wakaf dan zakat.

Momentum kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan religius terkait makna ibadah puasa. Ia menekankan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki kualitas diri dan memperkuat nilai-nilai akhlak.

“Dalam berpuasa, kita harus saling menghargai dan menjaga lisan. Pemberian zakat seperti yang kita laksanakan hari ini adalah salah satu nilai kebaikan dalam menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika bertetangga sebagai bagian dari ajaran Islam yang sederhana namun memiliki nilai pahala yang besar.

“Ketika kita menjaga hubungan baik dengan tetangga, Allah SWT akan mengganjar kita dengan pahala yang besar,” pesannya.

Menjelang mudik lebaran, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik sebagai bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat, khususnya menjelang arus mudik.

“Kemenag mengambil langkah strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat dengan program Masjid Ramah Pemudik untuk mendukung kelancaran arus mudik, mari sama-sama kita menyukseskan program ini. Ini adalah salah satu bentuk dampak nyata kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya masjid, Kakanwil juga berharap madrasah yang berada di pinggir jalan yang dilalui para pemudik bisa menjadi tempat persinggahan meski sekadar beristirahat sejenak dengan menyiapkan minuman atau makanan ala kadarnya agar mereka dapat melanjutkan perjalanan dalam keadaan bahagia.

Pada kesempatan tersebut, Ali Yafid juga memperkenalkan pesan ekoteologi sebagai bagian dari penguatan keimanan. Menurutnya, ekoteologi merupakan upaya memperkuat iman dengan mentadabburi alam semesta sebagai ciptaan Allah Swt.

“Ekoteologi itu penguatan keimanan melalui hal-hal yang ada di alam. Dengan mentadabburi semua yang ada di alam, kita akan menemukan banyak hikmah yang bermuara pada bagaimana kita semakin meng-Esakan Allah Swt. Semua ini akan semakin menguatkan keyakinan dan keimanan kita,” jelasnya.

Di akhir sambutan, ia menyampaikan pesan yang menyentuh kepada seluruh ASN agar menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bekerjalah dengan ikhlas, kedepankan sikap qana’ah dan syukur. Agar semua yang kita kerjakan bernilai pahala di sisi Allah Swt,” pungkasnya.

Kegiatan penyerahan sertifikat wakaf dan zakat profesi ASN ini menjadi refleksi bahwa pengabdian sebagai aparatur negara tidak hanya berhenti pada tugas administratif, tetapi juga mengandung dimensi spiritual dan sosial yang memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat.(Fikar/Wn)

 

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default