Silaturahmi DWP Kemenag Dan MTsN Parepare Pererat Kebersamaan Di Bulan Ramadan
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan silaturahmi antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Parepare dengan DWP Unit MTsN Parepare yang digelar pada Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi
momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi organisasi,
sekaligus memberikan pembinaan kepada para anggota Dharma Wanita di lingkungan
madrasah.
Pertemuan yang
berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Parepare tersebut dihadiri
langsung oleh Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Hj. Nuraedah Irfan, bersama
jajaran pengurus DWP Kemenag Parepare. Turut hadir Kepala MTsN Parepare Ridwan
AR, Ketua DWP Unit MTsN Parepare Surniati, para guru, pegawai, serta anggota
Dharma Wanita di lingkungan madrasah.
Ketua DWP Unit
MTsN Parepare, Surniati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas
terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan ini
menjadi kesempatan penting bagi para anggota untuk memperkuat peran Dharma
Wanita dalam mendukung tugas suami sebagai aparatur negara.
Ia juga
mengingatkan bahwa anggota Dharma Wanita diharapkan mampu menjaga citra
organisasi melalui sikap, perilaku, serta penampilan yang baik.
“Sebagai anggota
Dharma Wanita, kita harus menunjukkan penampilan yang rapi dan profesional,
mulai dari pakaian hingga sikap. Hal ini penting agar kita dapat menjadi contoh
dan tampil percaya diri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan
itu, Surniati juga melaporkan kondisi sumber daya manusia di MTsN Parepare. Ia
menyebutkan jumlah ASN dan PPPK di madrasah tersebut mencapai 47 orang, terdiri
dari 16 laki-laki dan 31 perempuan. Meski demikian, ia mengakui keterlibatan
aktif anggota dalam kegiatan Dharma Wanita masih perlu ditingkatkan.
“Alhamdulillah,
meskipun belum semua aktif, anggota yang terlibat dalam kepengurusan selalu
memberikan kontribusi dalam berbagai program kegiatan Dharma Wanita Kemenag
Parepare,” tambahnya.
Kepala MTsN
Parepare, Ridwan AR, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran
pengurus DWP Kemenag Parepare yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi
sekaligus memberikan pembinaan kepada anggota di tingkat unit.
Ia menegaskan
bahwa peran istri ASN sangat penting dalam mendukung keberhasilan tugas suami
sebagai aparatur negara. Menurutnya, Dharma Wanita tidak hanya menjadi
organisasi pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam membangun lingkungan
kerja yang harmonis.
“Kehadiran
ibu-ibu Dharma Wanita sangat berarti. Dukungan keluarga, terutama istri,
menjadi kekuatan besar bagi para suami dalam menjalankan amanah sebagai pegawai
Kementerian Agama,” ujarnya.
Sementara itu,
Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Hj. Nuraedah Irfan, dalam arahannya mengajak
seluruh anggota untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki
diri dan meningkatkan kualitas spiritual.
“Ramadan bukan
sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk memperbaiki diri,
meningkatkan spiritualitas, serta memperbanyak kegiatan positif,” tuturnya.
Ia juga
menegaskan bahwa menghadiri undangan kegiatan organisasi merupakan bagian dari
komitmen sebagai anggota Dharma Wanita.
“Ketika ada
undangan Dharma Wanita, sebisa mungkin kita hadir. Ini bagian dari tanggung
jawab kita sebagai anggota organisasi,” tegasnya.
Nuraedah juga
menjelaskan bahwa secara organisasi, istri dari ASN secara otomatis menjadi
anggota Dharma Wanita Persatuan sejak suami menerima SK sebagai pegawai negeri.
Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi sangat diharapkan.
Dalam kesempatan
tersebut, ia turut berbagi pengalaman panjangnya selama aktif di Dharma Wanita
sejak awal kariernya sebagai ASN. Menurutnya, keaktifan dalam organisasi
memberikan banyak manfaat, baik dalam pengembangan diri maupun dalam mendukung
karier suami.
“Ketika kita
aktif dan berkontribusi dalam organisasi, kita bukan hanya membantu suami,
tetapi juga ikut membangun citra baik Kementerian Agama di tengah masyarakat,”
ungkapnya.
Pertemuan ini
juga menjadi ruang diskusi dan pembinaan bagi anggota Dharma Wanita terkait
peran perempuan dalam keluarga dan organisasi. Nuraedah menegaskan bahwa
keberhasilan seorang suami dalam menjalankan tugas sering kali tidak terlepas
dari dukungan keluarga, khususnya istri.
“Dharma Wanita
adalah wadah untuk memperkuat kebersamaan, saling mendukung, dan meningkatkan
kesejahteraan keluarga ASN,” katanya.
Kegiatan
silaturahmi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan anggota Dharma
Wanita di lingkungan madrasah serta memperkuat sinergi antara unit kerja dan
organisasi perempuan di Kementerian Agama Kota Parepare.
Rangkaian
kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz
Ismail Sappareng. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta memaknai bulan
Ramadan sebagai momentum pengampunan dosa dan peningkatan kualitas iman.
Ia mengingatkan
sabda Nabi Muhammad saw bahwa siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh
iman dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka dosa-dosanya yang telah lalu
akan diampuni.
Selain itu, ia
juga menekankan pentingnya memiliki sifat qana’ah, yaitu merasa cukup atas
rezeki yang Allah berikan.
“Orang yang
merasa cukup adalah orang yang sebenarnya kaya. Sebaliknya, orang yang selalu
merasa kurang, meskipun memiliki banyak harta, tetap merasa miskin,” ujarnya.
Melalui pertemuan
yang berlangsung penuh keakraban ini, Dharma Wanita Persatuan diharapkan terus
memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas peran perempuan, serta mendukung
program pembangunan dan pelayanan Kementerian Agama di Kota Parepare.(Abul/Wn)