Daerah

Silaturahmi DWP Kemenag Dan MTsN Parepare Pererat Kebersamaan Di Bulan Ramadan

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Sabtu, 07 Maret 2026
...

Parepare, (Kemenag Parepare) – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan silaturahmi antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Parepare dengan DWP Unit MTsN Parepare yang digelar pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi organisasi, sekaligus memberikan pembinaan kepada para anggota Dharma Wanita di lingkungan madrasah.

Pertemuan yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Parepare tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Hj. Nuraedah Irfan, bersama jajaran pengurus DWP Kemenag Parepare. Turut hadir Kepala MTsN Parepare Ridwan AR, Ketua DWP Unit MTsN Parepare Surniati, para guru, pegawai, serta anggota Dharma Wanita di lingkungan madrasah.

Ketua DWP Unit MTsN Parepare, Surniati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi kesempatan penting bagi para anggota untuk memperkuat peran Dharma Wanita dalam mendukung tugas suami sebagai aparatur negara.

Ia juga mengingatkan bahwa anggota Dharma Wanita diharapkan mampu menjaga citra organisasi melalui sikap, perilaku, serta penampilan yang baik.

“Sebagai anggota Dharma Wanita, kita harus menunjukkan penampilan yang rapi dan profesional, mulai dari pakaian hingga sikap. Hal ini penting agar kita dapat menjadi contoh dan tampil percaya diri di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Surniati juga melaporkan kondisi sumber daya manusia di MTsN Parepare. Ia menyebutkan jumlah ASN dan PPPK di madrasah tersebut mencapai 47 orang, terdiri dari 16 laki-laki dan 31 perempuan. Meski demikian, ia mengakui keterlibatan aktif anggota dalam kegiatan Dharma Wanita masih perlu ditingkatkan.

“Alhamdulillah, meskipun belum semua aktif, anggota yang terlibat dalam kepengurusan selalu memberikan kontribusi dalam berbagai program kegiatan Dharma Wanita Kemenag Parepare,” tambahnya.

Kepala MTsN Parepare, Ridwan AR, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus DWP Kemenag Parepare yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada anggota di tingkat unit.

Ia menegaskan bahwa peran istri ASN sangat penting dalam mendukung keberhasilan tugas suami sebagai aparatur negara. Menurutnya, Dharma Wanita tidak hanya menjadi organisasi pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis.

“Kehadiran ibu-ibu Dharma Wanita sangat berarti. Dukungan keluarga, terutama istri, menjadi kekuatan besar bagi para suami dalam menjalankan amanah sebagai pegawai Kementerian Agama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Hj. Nuraedah Irfan, dalam arahannya mengajak seluruh anggota untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan spiritualitas, serta memperbanyak kegiatan positif,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa menghadiri undangan kegiatan organisasi merupakan bagian dari komitmen sebagai anggota Dharma Wanita.

“Ketika ada undangan Dharma Wanita, sebisa mungkin kita hadir. Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai anggota organisasi,” tegasnya.

Nuraedah juga menjelaskan bahwa secara organisasi, istri dari ASN secara otomatis menjadi anggota Dharma Wanita Persatuan sejak suami menerima SK sebagai pegawai negeri. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi sangat diharapkan.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut berbagi pengalaman panjangnya selama aktif di Dharma Wanita sejak awal kariernya sebagai ASN. Menurutnya, keaktifan dalam organisasi memberikan banyak manfaat, baik dalam pengembangan diri maupun dalam mendukung karier suami.

“Ketika kita aktif dan berkontribusi dalam organisasi, kita bukan hanya membantu suami, tetapi juga ikut membangun citra baik Kementerian Agama di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi dan pembinaan bagi anggota Dharma Wanita terkait peran perempuan dalam keluarga dan organisasi. Nuraedah menegaskan bahwa keberhasilan seorang suami dalam menjalankan tugas sering kali tidak terlepas dari dukungan keluarga, khususnya istri.

“Dharma Wanita adalah wadah untuk memperkuat kebersamaan, saling mendukung, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga ASN,” katanya.

Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan anggota Dharma Wanita di lingkungan madrasah serta memperkuat sinergi antara unit kerja dan organisasi perempuan di Kementerian Agama Kota Parepare.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Ismail Sappareng. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta memaknai bulan Ramadan sebagai momentum pengampunan dosa dan peningkatan kualitas iman.

Ia mengingatkan sabda Nabi Muhammad saw bahwa siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memiliki sifat qana’ah, yaitu merasa cukup atas rezeki yang Allah berikan.

“Orang yang merasa cukup adalah orang yang sebenarnya kaya. Sebaliknya, orang yang selalu merasa kurang, meskipun memiliki banyak harta, tetap merasa miskin,” ujarnya.

Melalui pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini, Dharma Wanita Persatuan diharapkan terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas peran perempuan, serta mendukung program pembangunan dan pelayanan Kementerian Agama di Kota Parepare.(Abul/Wn)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default